Laporkan Masalah

HUBUNGAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN

ENDANG SITI WAHYUNI, Diah Wulandari, M.Keb ; Abdul Wahab, MPH

2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Abortus spontan merupakan terhentinya proses kehamilan sebelum 22 minggu atau berat kurang 500 gram. Hal ini akan mengakibatkan gangguan kehamilan berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus spontan di RSUD Sleman Yogyakarta pada bulan Agustus 2015 – Agustus 2016. Metode penelitian menggunakan desain case control. Populasi terjangkau penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di RSUD Sleman pada bulan Agustus 2015 – Agustus 2016. Pengambilan sampel menggunakan metode quota sampling dengan jumlah sampel 92 responden. Data diperoleh dari rekam medis. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39.1% ibu dengan jarak kehamilan berisiko dan mengalami abortus spontan, sedangkan sebanyak 27.2% ibu dengan jarak kehamilan berisiko dan tidak mengalami abortus spontan. Uji statistik didapatkan p-value = 0.031 dan Odds Ratio (OR) = 2.8 (95% CI 1.098;7.208). Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jarak kehamilan dan abortus spotan. Ibu dengan jarak kehamilan terlalu dekat dan terlalu lama berisiko 2.8 kali abortus spontan. Kata kunci : jarak kehamilan, abortus spontan

The spontaneous abortion is a process of the pregnancy abortion before 22 weeks, and the baby weight is less than 500 gram. This spontaneous abortion may effect the next pregnancy among women. This study aimed to determine the relationship between the prenancy interval and the spontaneous abortion incidences. The research methods used the case control designs. The population of this research was all pregnant women who carry out checks in Sleman hospitals at August 2015 - August 2016. The sampling used the method of quota’s sampling with a number of samples was 92 respondents. The data was obtained from the medical records. The data was analyzed using chi-square tests. The results showed that 39.1% of women with risk pregnancies interval and spontaneous abortion, while 27.2% of women with risk pregnancies interval and not spontaneous abortion. The statistical test showed p-value = 0.031 and the Odds Ratio (OR) was obtained 2.8 (95% CI 1.098;7.208). We concluded there was a relationship between pregnancy interval and spontaneous abortion has the risk around 2.8 times spontaneous abortion. Keywords : pregnancy interval, apontaneous abortion

Kata Kunci : Kata kunci : jarak kehamilan, abortus spontan

  1. D4-2017-332398-abstract.pdf  
  2. D4-2017-332398-bibliography.pdf  
  3. D4-2017-332398-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2017-332398-title.pdf