Laporkan Masalah

PROBLEMATIKA KANTOR STAF PRESIDEN DALAM MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN TRANSPARAN DAN PARTISIPATIF MELALUI SKEMA OPEN GOVERNMENT INDONESIA

DARUSASI ADIBRANA RENONING GALIH, Drs. Bambang Purwoko, M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)

Sebagai mahasiswa studi politik dan pemerintahan, keperluan untuk belajar secara praktik dirasakan menjadi bekal penting untuk memasuki dunia pekerjaan. Keperluan tersebut diberikan ruang oleh pihak Departemen Politik dan Pemerintahan UGM dalam inovasi penulisan tugas akhir melalui laporan magang. Sehingga, mahasiswa bukan hanya didorong untuk memenuhi segi keilmuwan, tetapi juga dalam segi praktikalitas. Untuk itu, penulis mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan magang sekaligus menyelesaikan tugas akhir di lembaga eksekutif negara, yaitu Kantor Staf Presiden. Sebagai lembaga yang berfungsi untuk memastikan program prioritas berjalan, selama melaksanakan kegiatan magang penulis banyak dilibatkan didalam agenda-agenda pemerintah dibidang reforma birokrasi. Dalam naskah ini akan dijelaskan pengalaman penulis dalam melaksanakan kegiatan magang di Kantor Staf Presiden. Pengalaman penulis tersebut akan dituangkan untuk menjelaskan praktik Open Government Indonesia (OGI) yang digagas oleh Kantor Staf Presiden untuk mendorong pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Untuk mendorong pemerintahan yang transparan dan partisipatif, OGI banyak menemukan problematika yang dapat menyebabkan hasil yang tidak maksimal. Lebih lanjut, penulis akan mengutarakan prolematika yang dirasakan OGI berdasarkan pengalaman magang yang dilaksanakan oleh penulis. Penulis juga akan secara kritis merefleksikan pengalaman magang terhadap problematika praktik OGI itu sendiri untuk menjadi bahan evaluasi secara bersama. Sehingga, naskah ini dimaksutkan untuk berbagi pengalaman magang penulis serta juga menjadi pembelajaran bersama terkait dengan agenda keterbukaan pemerintah.

As a student of political and government studies, the need to learn in practice is an important part of expercience as I enter the working environment. Fortunately, Those needs were supported by the Department of Politics and Government UGM in the innovation of writing undergraduated thesis through of intership report. Therefore, student is not only given the chance to study academically, but also learn experience in practice way. Because of that, I was able to take part in an internship program as well as finishing my undergraduate at the State Executive Board which is the KSP. As an institution who functioned in making sure that priority programs are proceeding, during my internship, i was involved in the state activities of bureaucratic reformation. In this paper, I will be explaining my full time experience as an intern at the KSP. My experience will then be utilized to describe the practice of OGI that was arranged by the KSP to support transparancy and participation at the government. In order for it to happen, OGI has identify a problematic issues that could reduce the effectiveness of the program. Therefore, I will be describing the problematic issues that the OGI has occured based on my experience as an intern, with a purpose of finding the right solutions together. The authors will also critically reflect on the experience of intership to the problematic issues of OGI itself to be a evaluation. Therefore, the text is intended to share the author's practical experience as well as to be a shared learning on the open government agenda.

Kata Kunci : Kantor Staf Presiden, Open Government Indonesia (OGI), Transparan, Partisipatif

  1. S1-2017-347864-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347864-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347864-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347864-title.pdf