Laporkan Masalah

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA

NUR LAILI QOMARIAH, Diah Wulandari, M.Keb; Abdul Wahab, MPH

2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Kadar hemoglobin merupakan salah satu indikator status gizi seseorang. Kondisi kadar hemoglobin yang rendah terutama pada ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kondisi janin yang dikandung dan proses persalinan yang dialami. Salah satu dampak kadar hemoglobin ibu kurang saat persalinan adalah partus lama, yakni kala satu dapat berlangsung lama (pembukaan serviks melebihi garis waspada pada lembar partograf) dan terjadi partus terlantar, kala dua berlangsung lama (batasan waktu 1 jam pada multipara dan 2 jam pada primipara) sehingga dapat melelahkan dan sering memerlukan tindakan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu saat bersalin dengan kejadian partus lama. Metode penelitian ini menggunakan desain case control dengan perbandingan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol 1:2. Populasi terjangkau penelitian ini adalah semua ibu yang bersalin di RSUD Wates pada periode tahun 2016. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 90 sampel dari data sekunder dan menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan chi-square serta analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 36% responden dengan anemia mengalami partus lama. Uji statistik dengan chi-square didapatkan p-value 0,02 < 0,05 dan odds rasio (OR) = 3,281 (95% CI 1,175-9,157) yang berarti H0 ditolak karena batas bawah sampe batas atas OR tidak melewati angka 1,0 Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kadar hemoglobin ibu bersalin dengan kejadian partus lama dan kadar hemoglobin yang kurang (anemia) berisiko 3,28 kali lebih tinggi mengalami bersalin dengan partus lama.

Level of hemoglobin is an indicator to determine the human nutritional status. While hemoglobin level is low, especially in pregnant woman, It can effects to condition of fetal and childbirth. One of impacts of low maternal hemoglobin levels is prolonged labour, which in first stage, there is slow effacement of the cervix and cross over the alert line in partographs. Besides, in second stage, childbirth can take longer with approximately 1 hour for multipara and 2 hours for primipara. It can be exhausting and may require medical intervention.This study aims to know the relationship between maternal hemoglobin levels at childbirth with the occurence of prolonged labour. Methods of study used case control study design and compared the cases and the controls wits rasio 1:2 with population all of woman given birth in Wates Hospital (RSUD Wates) in period 2016. The sampling used simple random sampling methods with total sampling is 90, secondary data, and used univariat analysis with frequency distribution. Bivariat analysis used chi square test and multivariat analysis used logistic regresssion. Results of study showed that 36% of respondents with anemia had prolonged labour. Statistical tests with chi square showed p value 0,02 <0,05 and oods ratio (OR) = 3,281 (95% CI 1,175-9,157) which means H0 has been declined because OR has not accrossing over 1,0. The conclusion from this study showed that there was a relationship between between maternal hemoglobin levels at childbirth with the occurence of prolonged labour, and the low hemoglobin levels has 3.28 times in risk to prolonged labour. Key words: level of hemoglobin, prolonged labour

Kata Kunci : Kadar hemoglobin, partus lama

  1. D4-2017-337183-abstract.pdf  
  2. D4-2017-337183-bibliography.pdf  
  3. D4-2017-337183-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2017-337183-title.pdf