Laporkan Masalah

Pilihan Cara Mobilitas Lanjut Usia (Studi Kasus tentang Pemilihan Cara Mobilitas dalam Keterbatasan Akses Alat Transportasi oleh Lanjut Usia Kelompok "LANSIA KREATIF" di Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul)

NUGRAHAYU PERWITA SARI, Drs. Purwanto, S.U., M.Phil

2017 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Lanjut usia merupakan kelompok masyarakat yang memiliki usia di atas 60 tahun. Lanjut usia yang tergabung dalam Kelompok Lansia Kreatif memperoleh pendampingan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul untuk memproduksi makanan untuk dijual guna menambah pendapatan. Kaitannya dengan hal ini, lanjut usia membutuhkan alat transportasi untuk menjual produk makanannya di pasaran serta untuk melakukan aktivitas lainnya. Penelitian ini mengacu pada beberapa pertanyaan yaitu apa pilihan alat transportasi oleh lanjut usia kelompok Lansia Kreatif, alasan apa yang mendasari lanjut usia memilih alat transportasi tersebut, serta bagaimana peran keluarga lanjut usia dalam membantu mengatasi masalah keterbatasan akses alat transportasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian in berada di Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada informan. Informan utama dalam penelitian ini yaitu enam orang lanjut usia yang tergabung dalam Kelompok Lansia Kreatif. Pilihan alat transportasi dibedakan berdasarkan jenis kegiatan yang ditempuh. Untuk kegiatan yang rutin dilakukan secara berkelompok dengan lokasi yang dekat, mereka akan pergi secara bersama-sama secara mandiri, artinya dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan keluarga. Sedangan untuk kegiatan rutin yang dilakukan secara berkelompok untuk lokasi yang jauh, mereka akan pergi bersama-sama dengan bantuan pihak keluarga atau dengan menyewa kendaraan secara bersama-sama. Untuk melakukan aktivitas yang bersifat insidental, lanjut usia cenderung membutuhkan peranan keluarga atau kerabat untuk mengantar dan menjemput lanjut usia.

The elderly are groups of people over 60 years of age. Seniors who are members of the Lansia Kreatif Group receive assistance from the Bantul Manpower and Transmigration Office to produce food for sale to supplement income. In relation to this, elderly people need transportation to sell their food products on the market and to perform other activities. This study refers to the question of what is the choice of means of transportation by the elderly group of Lansia Kreatif, what reasons underlying elderly choose the means of transportation, and how the role of elderly families in helping to overcome the problem of limited access to transportation. The type of research used in this research is descriptive qualitative with case study method. This research location is located in Wirokerten Village, Banguntapan District, Bantul Regency, Special Province of Yogyakarta. Data collection was done by in-depth interview to informant. The main informant in this research is six elderly people who joined in Group Lansia Kreatif. The choice of means of transportation is distinguished by the type of activities pursued. For activities routinely done in groups with a close location, they will go together independently, meaning that it can be done alone without the help of family. While for routine activities conducted in groups for remote locations, they will go together with the help of the family or by renting a vehicle together. To engage in incidental activities, the elderly tend to require the role of family or relatives to drive and pick up the elderly.

Kata Kunci : transportasi, mobilitas, aktivitas lanjut usia

  1. S1-2017-282506-abstract.pdf  
  2. S1-2017-282506-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-282506-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-282506-title.pdf