Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Karangsong, Indramayu
NOERAENI DESNIN KURNIAWATI, Dr. Evita Hanie Pangaribowo, SE., Midec.
2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKeberadaan ekosistem mangrove memiliki peranan yang cukup penting bagi kehidupan. Manfaat dari ekosistem mangrove terdiri dari manfaat ekologis dan sosial ekonomi. Pentingnya manfaat tersebut, memunculkan tantangan untuk mengetahui bagaimana memberikan nilai yang komprehensif. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangsong, Indramayu. Setelah memahami pentingnya manfaat tersebut, tujuan dari penelitian ini ialah mengidentifikasi manfaat ekosistem mangrove dan menghitung nilai ekonomi manfaat ekosistem mangrove di Desa Karangsong. Penelitian dilakukan dengan gabungan dari metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan untuk mengetahui apa dan bagaimana pemanfaatan ekosistem mangrove, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk mengetahui perhitungan nilai ekonomi manfaat ekosistem mangrove. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik acak sederhana dan teknik aksidental. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 46 orang dari penduduk lokal, dan 100 orang wisatawan. Tahapan analisis yang digunakan ialah dengan melakukan identifikasi dan perhitungan Nilai Ekonomi Total (NET) dari ekosistem mangrove yang terdiri dari nilai manfaat langsung, tidak langsung, pilihan dan keberadaan serta dilakukan uji Crosstab-Chi Square untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden dengan nilai kesediaan membayar. Hasil penelitian menunjukkan Nilai Ekonomi Total (NET) ekosistem mangrove sebesar Rp.3.511.691.610,00/ha/tahun yang terdiri dari 99,49% atau Rp.3.493.798.174,00/ha/tahun berasal dari manfaat langsung berupa ekowisata dan hasil perikanan (udang, kerang, kepiting dan ikan baji-baji), Rp.14.122.055,00/ha/tahun (0,40%) dari manfaat tidak langsung (pemecah gelombang), 0,10% atau Rp.3.734.734,00/ha/tahun dari manfaat pilihan (keanekaragaman hayati) dan Rp.36.647,00/ha/tahun (0,001%) dari manfaat keberadaan (kesediaan membayar). Nilai manfaat langsung memiliki nilai terbesar, hal ini menunjukan bahwa fungsi sosial-ekonomi mangrove di lokasi penelitian memiliki peran besar, sehingga pengelolaan dan pemanfaatan ekosistem mangrove oleh pemerintah dan masyarakat diperlukan, mengingat besarnya nilai manfaat tersebut dapat berubah di masa mendatang.
The existence of mangove ecosystem has important roles for life. The benefits of the mangrove ecosystem consist of ecological and social-economic benefits. The mangrove ecosystem benefits create a challenge to figure out how to provide a comprehensive value. The research are is in Karangsong village, Indramayu district. Having understood the importance of mangrove benefits, the purposes of this research were to identify and calculate the economic value of mangrove ecosystem in Karangsong village. The research uses mix method which combine qualitative and quantitative methods. The qualitative methods used for determining what and how utilization of mangrove ecosystem, whereas quantitative methods used for determining the calculation of the benefits of mangrove ecosystem. The sampling technique that used in this research are random sampling and accidental sampling. The number of respondents in this research are 46 people from the local population and 100 tourists. Stages of analysis that used in thus research are identify and calculatie the Total Economic Value (TEV) consist of direct use, indirect use, option and existence value and do Crosstab-Chi Square test to determine the relationship between the characteristics of respondents and willingness to pay. The results of this research showed the Total Economic Value (TEV) of mangrove ecosystem of Rp.3.511.691.610,00/ha/year consist of 99,49% (Rp.3.493.798.174,00/ha/year) of direct use value in the form of eco-tourism and fishery (shrimp, rajungan, crabs and baji-baji fish), Rp.14.122.055,00/ha/year (0,40%) of indirect use value (breakwater), 0,10% or Rp.3.734.734,00/ha/year of option value (biodiversity), Rp.36.647,00/ha/year (0,001%) of existence value (society's willingness to pay). The economic value of direct benefits has the biggest value, it shows that socio-economic function of mangrove ecosystem in the study location has big role, thus management and utilization by goverment and society is needed, given the magnitude of the values of these benefits can change in the future.
Kata Kunci : Karangsong, Indramayu, valuasi ekonomi, ekosistem mangrove.