Determinants of Military Expenditure in Developing Countries
GERALDO SIHOTANG, Dr. Artidiatun Adji, M.Ec., M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPertahanan nasional dapat dikaregorikan sebagai barang publik murni. Terdapat banyak manfaat dari pertahanan nasional yang kuat, salah satunya adalah keamanan dan ketertiban--yang merupakan salah satu prasyarat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, pertahanan nasional yang kuat akan mengalihkan sumber daya dari sektor sipil ke sektor militer. Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah menemukan determinan dari beban anggaran militer pada negara-negara berkembang. Menggunakan data dari 56 negara selama tahun 1990-2012 skripsi ini menemukan bahwa pendapatan negara, pengeluaran pertahanan negara tetangga, populasi sebuah negara, dan ketergabungan dengan aliansi militer merupakan beberapa faktor-faktor yang menentukan pengeluaran militer negara berkembang. Kata Kunci: pertahanan nasional, beban anggaran militer, barang publik murni
National defence can be categorized as pure public. Many benefits that can be gained from a strong national defence such as security--that is one of necessary condition to ensure growth. However, a strong defense distorts resource from civil sector to military sector--that is also needed for growth--especially in developing countries. The objective of this thesis is to find factors that determine military burden among developing countries. By utilizing data from 56 countries during the period of 1990-2012, this thesis found that income of a country, neighboring countries military expenditure, population of a country and military alliances are several factors that determine military expenditure in developing countries. Keywords: national defence, military burden, pure public goods JEL classification codes: H56
Kata Kunci : national defence, military burden, pure public goods