POTENSI INFUSA DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) HIPERTRIGLISERIDEMIA
ASHFIA DESI R, Dra. Mulyati Sarto, M.Si.
2017 | Skripsi | S1 BIOLOGIHipertrigliseridemia merupakan suatu kondisi ketika kadar trigliserida dalam darah melebihi batas normal atau biasanya >150 mg/dL. Hipertrigliseridemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah konsumsi makanan berlemak tinggi. Kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan salah satu tanaman yang banyak terdapat di Indonesia. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kelor mempunyai berbagai macam manfaat yang baik bagi kesehatan salah satunya sebagai hepatoprotektor. Pada penelitian ini dilakukan kajian mengenai potensi hepatoprotektif infusa daun kelor pada tikus hipertrigliseridemia. Parameter yang ditentukan adalah kadar trigliserida, ALT, bilirubin, indeks hepatosomatik, dan kondisi hepatosit. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan 4 ulangan. Kelompok kontrol diberi akuades 1 mL, empat kelompok lain diberi jelantah dan infusa daun kelor dengan dosis berturut-turut 10 mL/kgBB, 0,04 g/kgBB, 0,08 g/kgBB, dan 0,12 g/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan berat badan dan kadar trigliserida yang signifikan pada kelompok MJ. Kadar trigliserida pada kelompok yang diberi infusa dosis 0,04 g/kgBB mengalami penurunan yang signifikan. Aktivitas ALT dan bilirubin pada beberapa kelompok secara umum menurun pada hari ke-49. Kerusakan sel yang paling banyak terdapat pada kelompok MJ, sementara itu pada kelompok yang diberi infusa daun kelor jumlah sel normalnya lebih banyak dibandingkan kelompok MJ. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian infusa daun kelor dapat melindungi hati tikus putih akibat kerusakan oleh kondisi hipertrigliseridemia. Secara keseluruhan, perlakuan infusa daun kelor dosis 0,04 g/kgBB memberikan hasil tebaik.
Hypertriglyceridemia is a condition when triglyceride levels in blood higher than normal levels or usually more than 150 mg/dL. Hypertriglyceridemia can be caused by many factors such as high fat food consumption. Moringa (Moringa oleifera Lam.) is a kind of plant which can be found easily in Indonesia. Many research proved that Moringa has many benefits for health, for example as hepatoprotector. In this research, a study about Moringa leaves infusion potention as hepatoprotector in white rat hypertriglyceridemia was done. Parameters used in this research were triglyceride, ALT, and bilirubin levels, hepatosomatic index, and hepatocytes condition in hypertriglyceridemia rats. This research used 20 white rats (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) divided into 5 group with 4 individu each. Control group was given 1 mL of aquadest, and 4 other groups was given jelantah and Moringa leaves infusion at doses 10 mL/kgBB; 0,04 g/kgBB; 0,08 g/kgBB; and 0,12 g/kgBB respectively. The results showed that weight and triglyceride levels in MJ group increased significantly. In Moringa leaves infusion group, triglycerides levels of group which was given moringa infusion 0,04 g/kgBB decreased significantly. ALT activity and bilirubin levels in some group generally decreased. Hepatocytes in all group except normal control group showed that there were several cell damages. The highest cell damages were observed in MJ group while in Moringa infusion group, cell damages were also observed though the normal cells was higher. This research showed that Moringa leaves infusion could protect white rat liver from damage caused by hypertriglyceridemia condition.
Kata Kunci : kelor, ALT, bilirubin, hepatosit, hipertrigliseridemia