Memahami Preferensi Ukraina pada Ukraine-European Union Association Agreement
GEDE WAHYU PRASETYA, Dr. Diah Kusumaningrum S.IP. M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALSkripsi ini menjelaskan mengapa Ukraina menandatangani Ukraine-European Union Association Agreement. Hal ini menjadi persoalan sebab terdapat tekanan dari pejabat-pejabat Uni Eropa dan Commonwealth of Independent States Free Trade Area. Dalam menjelaskan pilihan Ukraina, terdapat tiga sumber preferensi yang berwujud tiga faktor. Pertama, faktor varian ideasional dalam wujud Euromaidan sebagai salah satu faktor pendukung. Kedua, faktor varian komersial dalam wujud utang luar negeri dan ketidakseimbangan neraca perdagangan Ukraina terhadap Rusia sebagai salah satu faktor pendukung. Ketiga, faktor varian republikan dalam wujud koalisi pemerintahan sementara sebagai faktor utama. Skripsi ini menggunakan process tracing dalam menyusun ketiga faktor tersebut ke dalam tulisan. Penjelasan di dalam skripsi ini berfokus pada fenomena Euromaidan sebagai aktivitas politik ekstraparlementer serta fenomena parlementer dan fenomena-fenomena lain yang memungkinkan terjadinya Euromaidan. Euromaidan yang bermula pada akhir Nopember 2013 kemudian melengserkan pemerintahan Yanukovych-Azarov. Hal ini dimungkinkan dengan memburuknya situasi finansial dan perdagangan Ukraina sejak tahun 2010, yang diperburuk dengan pertengkaran-pertengkaran politik di dalam negeri. Pada Pebruari 2014, Viktor Yanukovych kabur dan memberi alasan bagi parlemen untuk menyatakan bahwa dirinya tidak dapat melaksanakan pemerintahan dengan baik. Presiden sementara Oleksandr Turchynov kemudian menjadi sosok yang menandatangani perjanjian kerjasama antara Ukraina dan Uni Eropa. Temuan soal unsur-unsur strategis pada fenomena ini dapat bermanfaat bagi pembelajar Hubungan Internasional yang berfokus pada studi strategi, terutama dalam memahami dinamika politik internasional abad 21.
This thesis explains why Ukraine signed the Ukraine-European Union Association Agreement. The problemization stemmed from the officials of EU and Commonwealth of Independent States Free Trade Area. In explaining the choice of Ukraine, three sources of preferences are identified in the form of three factors. First is Euromaidan as the ideational variant factor. The second factors are the foreign debts and trade imbalances of Ukraine towards Russia as commercial factors. The third factor is the interim government coalition as the republican variant factor. Process tracing methods are employed to give better understanding towards the phenomenon. The explanations in this thesis are focused on Euromaidan as an extraparliamentary political activity as well as parliamentary activites and other phenomena that allowed the genesis of Euromaidan. Euromaidan that started on late November of 2013 succeeded in helping the ousting of the Yanukovych-Azarov government. The genesis of Euromaidan were only possible if Viktor Yanukovych postponed the signing of the Association Agreement. The ousting was made possible by the deterioriation of Ukrainian economic conditions, exacerbated by political stagnation within the country. In February 2014, Viktor Yanukovych fled the country and that gave the parliament a reason to assert that the president cannot carry their duties properly. Later, the interim president Oleksandr Turchynov signed the Ukraine-European Union Association Agreement. Strategic elements found in this phenomenon were found to be useful for International Relations scholars with concerns on strategic studies, especially in understanding the dynamics of international politics of the 21st century.
Kata Kunci : Preference, liberal theory of international politics, Euromaidan, Ukraine, Viktor Yanukovych, European Union, Commonwealth of Independent States, Association Agreement, strategy, foreign policy, politik luar negeri, strategi, preferensi