Laporkan Masalah

Perilaku Prososial Relawan Nggetih

SINDITA DWI PERTIWI, Prof., Drs., Koentjoro, M.BSc., Ph.D., Psikolog

2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Keberhasilan NGO atau pun komunitas lokal dalam memberikan layanan pada masyarakat tidak lepas dari peran para relawannya. Pada dasarnya para relawan bekerja dengan asas sukarela untuk memberikan bantuan, maka perilaku relawan ini berkaitan dengan perilaku prososial atau altruisme. Hanya saja istilah sukarela dimaknai dengan perilaku yang berbeda-beda tiap relawan. Ada relawan yang bekerja sesukanya namun ada pula relawan yang berkerja dengan sungguh-sungguh bahkan melakukan pekerjaan ekstra di luar tanggung jawab formalnya di organisasi. Fakta ini menginspirasi peneliti untuk mencari faktor apa saja yang berpengaruh pada perilaku relawan-relawan yang bekerja secara sungguh-sungguh, yang mana dalam penelitian ini diistilahkan sebagai relawan nggetih. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi aspek relawan nggetih dan human capital apa saja yang telah dikontribusikan pada kegiatan relawannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data berasal dari satu relawan aktif di Komunitas Untuk Jogja dan dua relawan aktif di Project Child Indonesia. Hasil penelitian ini menemukan faktor relawan nggetih, pertama faktor personal yaitu kepribadian yang terdiri dari empati, keputusan moral dan role identity yang berhubungan dengan peran relawan, serta religiusitas. Kedua, faktor proses yaitu modeling, pengasuhan orang tua, dan proses belajar yang menghasilkan pengalaman positif. Selain itu ditemukan beberapa faktor lain yang berpengaruh pula pada relawan nggetih yaitu lingkungan tempat tinggal, kepercayaan, investasi masa depan, ketiadaan kondisi yang menghambat, dan potensi human capital. Relawan nggetih juga telah mengontribusikan human capital dan psychological capital-nya untuk kegiatan relawannya. Kata kunci: relawan, perilaku prososial, faktor relawan, aspek relawan, kontribusi relawan.

The success of NGO or local communities to serve society can't be separated from the contribution of their volunteers. Basically, volunteers work by their voluntary principle to help others, so this is one kinds of prosocial or altruistic behavior. However, the term voluntary is differently interpreted by each volunteer. Some volunteers work according to their own whim, while the others work in earnest even with extra work aside their formal responsibilities in the organization. This fact inspired researcher to identify some factors that influence these volunteer's behavior. In this study, researcher used relawan nggetih as a term to explain that kind of volunteers. This study aimed to identify the aspects of volunteers and human capital that has contributed to the volunteer's activity. A qualitative method was used in this study with phenomenological approach. Data was obtained from a volunteer at Komunitas Untuk Jogja and two volunteers at Project Child Indonesia. Some factors which influenced relawan nggetih behavior were obtained. There are personal factors and process factors. First, personal factors, consists of personality (empathy, moral judgment and role identity related to the role of volunteers) and religiosity. Second, process factors are modeling, parenting, and the learning process that results in a positive experiences. This study also found several other factors that also affect relawan nggetih such as neighborhood, beliefs, future investment, developmental stage, and the potential of human capital. Relawan nggetih also had contributed their human capital and psychological capital for volunteering. Keywords: volunteer, prosocial behavior, factors of volunteer, aspect of volunteer, contribution of volunteer.

Kata Kunci : relawan, perilaku prososial, faktor relawan, aspek relawan, kontribusi relawan

  1. S1-2017-334151-abstract.pdf  
  2. S1-2017-334151-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-334151-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-334151-title.pdf