MANAJEMEN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI PUSAT SAINS DAN TEKNOLOGI AKSELERATOR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL YOGYAKARTA
SURANTO, Indah Novita Sari, S.IIP., M.A.
2017 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPAN SVTugas Akhir ini membahas manajemen arsip dinamis inaktif di PSTABATAN Yogyakarta yang dimasukan kedalam program Quick Wins. Volume arsip dinamis inaktif yang ada sudah tidak terkendali lagi dan sebagian besar kondisinya tidak teratur. Hal ini disebabkan karena tidak dilakukan penyusutan sejak tahun 1981 dan tidak adanya arsiparis dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Terdapat tiga metode dalam penulisan Tugas Akhir ini yaitu observasi partisipasi, wawancara, dan studi pustaka Kesimpulan dari Tugas Akhir ini adalah secara garis besar Tugas Akhir ini membahas manajemen arsip dinamis inaktif, sarana prasarana, dan kendala yang dihadapi. Manajemen terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan dituangkan dalam proposal kegiatan. Pelaksanan berupa kegiatan pokok dan kegiatan pendukung. Kegiatan pokok meliputi pengolahan arsip dinamis inaktif tidak teratur dan pemusnahan arsip. Pengawasan dilakukan dengan cara memantau langsung, melalui laporan tertulis dan laporan lisan. Sarana yang digunakan meliputi boks arsip, kertas cesing, meja, kursi, karung, dan alat tulis kantor. Kendala yang dihadapi berupa kurangnya kualitas SDM dan terbatasnya sarana dan prasarana. Oleh karena itu PSTA-BATAN Yogyakarta sebaiknya memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana kearsipan secara bertahap dan selalu meningkatkan kualitas arsiparis.
This final task explores about the management of inactive record in PASTA BATAN Yogyakarta which entered into the Quick Wins Program. Volume inactive records already out of control and most of them are disorganized condition. Those problems caused of there are not eliminated since 1981 and the absence of archivist from 2012 to 2016. There are three method in this final task used by the writer, they are observation participation, interview and study the literature. The conclusion of this final task is discussed about the management of inactive record, facilities and the problems. The management consists of planning implementation and monitoring are written in proposal. The implementation are basic activities and support activities. The basic activities include the processing inactive record regularly and destruction. Supervision is done by direct monitoring, written and oral reports. The facilities used are an archive box paper cashing, tables, chairs, sacks and office stationary. The problems faced include lack of human resources quality, limited facilities and infrastructure. Therefore PASTA-BATAN Yogyakarta should improve and increase record infrastructure gradually and constantly improve the quality of records manager.
Kata Kunci : Azas Pengorganisasian, Arsip Dinamis Inaktif, Kondisi Arsip Dinamis Inaktif, Manajemen.