Laporkan Masalah

ANALISIS FINANSIAL INDUSTRI RUMAH TANGGA TAHU DI DESA TRIMURTI KECAMATAN SRANDAKAN KABUPATEN BANTUL

FITRI NUUR 'AINII, Dr. Jamhari, S.P., M.P.; Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.; Prof. Dr. Ir. Masyhuri

2017 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)

Intisari Industri tahu umumnya merupakan industri rumah tangga dengan teknologi yang masih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah, pendapatan, keuntungan, dan faktor yang mempengaruhi pendapatan, serta menganalisis kelayakan dan sensitivitas industri rumah tangga tahu terhadap kenaikan harga kedelai. Deskriptif analisis digunakan sebagai metode dasar dalam penelitian ini. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih daerah penelitian, yaitu Trimurti, Srandakan, Bantul dan sebanyak 40 pengrajin tahu dengan metode simple random sampling. Nilai tambah dianalisis dengan metode hayami, faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda,kelayakan usaha dianalisis dengan R/C ratio, analisis produktivitas modal, Produktivitas Tenaga Kerja (PTK) dan Break Even Point (BEP), dan sensitivitas dianalisis dengan mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh terhadap kenaikan harga kedelai. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedelai dapat memberi nilai tambah sebesar Rp 4.835,91/kg dengan rasio 34,08% pada skala usaha kecil, Rp 4.239,56/kg dengan rasio 32,60% pada skala usaha sedang, dan Rp 4.592,79/kg dengan rasio 34,90% pada skala usaha besar. Faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap pendapatan industri tahu adalah jumlah tungku, dan skala usaha kecil memiliki pendapatan yang lebih kecil dari skala usaha sedang dan besar. Sedangkan faktor yang berpengaruh negatif adalah harga bahan bakar dan harga minyak goreng. Industri tahu juga dikatakan layak berdasarkan analisis efisiensi usaha, produktivitas modal, produktivitas tenaga kerja dan BEP. Berdasarkan analisis sensitivitas industri tahu masih memperoleh keuntungan hingga kenaikan harga kedelai 74% pada skala usaha kecil dan besar, serta 38% pada skala usaha sedang. Kata Kunci: nilai tambah, faktor yang mempengaruhi pendapatan, kelayakan usaha, sensitivitas

Abstract Tofu industries mostly are home industry with conventional technology. The research was conducted to analyzed added value, income, profit and find out factors that influence income, also its feasibility and its sensitivity to soybean price increase. Descriptive analysis was applied as the basic method of this research. Purposive sampling method was applied to determine the area, Trimurti, Srandakan, Bantul and 40 samples were choosen by simple random sampling method. Added value analyzed by hayami method, factors that influence income analyzed by regression analysis,feasibility analyzed by R/C ratio, capital productivity ratio, labor productivity, and Break Even Point (BEP). The last, sensitivity analyzed by measure the profit of tofu home industries with soybean price increase.The result showed that soybean offered an added value Rp 4.835,91/kg and ratio 34,08% in small scale bussiness, Rp 4.239,56/kg and ratio 32,60% in medium scale bussiness, and Rp 4.592,79/kg and ratio 34,90% in big scale bussiness. Factor that positively affected to tofu home indsutries incomes is firebox amount, also small scale bussiness have lower income than medium and big scale bussiness. While factors that negatively affected are firewood price and cooking oil price. Tofu home indutries worth to be developed based on efficiency bussiness analysis, capital productivity analysis, labor productivity analysis and BEP analysis. Based on sensitivity analysis, tofu home industries still had profit until 74% of soybean price increase in small and big scale bussiness, also 38% of soybean price increase in medium scale bussiness. Keywords: added value, factors that influence income, feasibility, sensitivity

Kata Kunci : nilai tambah, faktor yang mempengaruhi pendapatan, kelayakan usaha, sensitivitas

  1. S1-2017-345751-abstract.pdf  
  2. S1-2017-345751-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-345751-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-345751-title.pdf