TAHAPAN PENGELOLAAN RISET PADA ORGANISASI NON PEMERINTAH (NGO) (Studi Kasus: Penggunaan Metode Riset Partisipatif Pada Proyek Riset Pelembagaan Sosial Ekonomi Masyarakat di Perkebunan Kelapa Sawit oleh Insitiute for Research and Empowerment)
M FAUZANI TAUFIQ, R.b. Abdul Gaffar Karim, S.I.P., M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Permasalahan kesejahteraan seringkali dikaitkan dengan pembangunan di level pemerintahan terkecil yaitu desa. Sejak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa membawa nafas baru untuk terwujudnya kemandirian desa. Berbagai pendekatan pun dilakukan yang salah satunya adalah pelembagaan ekonomi masyarakat berbentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Untuk mewujudkan cita-cita ini, banyak aktor yang terlibat yang salah satunya adalah NGO (Non Government Organization) dengan melakukan penelitian dan pemberdayaan masyarakat. IRE (Institute for Research and Empowerment) sebagai salah satu NGO yang ikut berpartisipasi mensukseskan cita-cita UU Desa. Hal yang menarik untuk kita ketahui adalah terkait pengelolaan riset yang dilakukan IRE. Pengelolaan riset akan berpengaruh terhadap output yang dihasilkan dari riset tersebut. Selain itu, Selama penulis melakukan magang di Kantor IRE Yogyakarta, banyak pengetahuan baru terkait dengan pengelolaan penelitian yang dilakukan oleh NGO. Tentunya masih banyak pembelajaran yang penulis dapatkan dari kegiatan sehari-harinya. Sangat disayangkan ketika pengelolaan riset partisipatif yang dipilih sebagai metode dalam riset ini ternyata dilakukan secara konvensional. Hal ini menunjukkan kegagalan penerapan riset partisipatif karena tidak melibatkan warga secara langsung dalam perumusan masalah sejak awal melainkan hanya NGO lokal.
Welfare problems often associated with the development in the smallest village administration level. Since the issuance of Law No. 6 of 2014 on Village brings a new breath for self-reliance in the village. Various approaches have been undertaken, one of which is the institutionalization of the local economy in the form BUMDes (village-owned enterprises). To realize these goals, many actors are involved, one of which is a NGO (Non Government Organization) to conduct research and community empowerment. IRE (Institute for Research and Empowerment) as one of the NGOs that participated succeed ideals Village Law. The interesting thing to know is related to the management of the research conducted IRE. Research management will affect the output generated from the research. In addition, As long as I do an internship at the Office of IRE Yogyakarta, a lot of new knowledge related to the management of research conducted by the NGO. Of course there are a lot of learning that writers get from their daily activities. It is unfortunate when a participatory research management selected as the method in this research turned out to be done conventionally. This shows the failure of the implementation of participatory research because it does not involve citizens directly in the formulation of a problem since the beginning it's just a local NGO.
Kata Kunci : Kata Kunci : Pengelolaan Riset, Proyek Riset, Riset Partisipatif (PAR).