Laporkan Masalah

Estimasi Ripitabilitas Bobot Lahir dan Ukuran Tubuh saat Lahir Sapi Peranakan Ongole di Satuan Kerja Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah

NAWANG AYU JATININGTYAS, Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D.;Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.

2017 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Sapi Peranakan Ongole (PO) merupakan ternak penghasil daging yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki pertambahan bobot tubuh yang berkisar antara 0,24 sampai 0,62 kg per hari serta memiliki ketahanan terhadap lingkungan yang tinggi. Salah satu usaha peningkatan produktivitas ternak sapi Peranakan Ongole (PO) adalah dengan perbaikan genetik, yang bertujuan meningkatkan mutu genetik populasi generasi keturunan berikutnya melalui program seleksi yang terarah. Dasar untuk melakukan seleksi memerlukan informasi tentang parameter genetik ternak, salah satunya adalah nilai ripitabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ripitabilitas ukuran tubuh dan bobot lahir sapi Peranakan Ongole (PO) di Satuan Kerja Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah catatan ukuran tubuh dan bobot lahir dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Estimasi nilai ripitabilitas diestimasi dengan metode korelasi antar kelas (interclass correlation). Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari sampai Februari 2017. Estimasi ripitabilitas bobot lahir menggunakan 58 data, sedangkan estimasi ripitabilitas lingkar dada, panjang badan dan tinggi gumba saat lahir menggunakan 56 data. Hasil estimasi ripitabilitas bobot lahir, lingkar dada, panjang badan, dan tinggi gumba saat lahir berturut-turut yaitu 0,37 ± 0,11; 0,46 ± 0,11; 0,34 ± 0,12 dan 0,40 ± 0,11. Hasil estimasi ripitabilitas bobot lahir, lingkar dada, panjang badan, dan tinggi gumba saat lahir termasuk dalam kategori tinggi.

Ongole crossbred cattle is a beef cattle who has great potential to be developed because of their average day gain ranges from 0,24 kg to 0,62 kg and also has high adaptability to tropical climate. One of the efforts to grow up the productivity of Ongole crossbred cattle is by increasing the genetic quality of animal, which aims to improve its quality with directional selection program. The selection program needs information about animal genetic parameters, and one of genetic parameters is repeatability. The purpose of this study is to determine the repeatability estimation of body size and birth weight of Ongole crossbred cattle in Satuan Kerja Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. The data used in the repeatability estimation is body size and birth weight records from 2012 to 2016. Repeatability estimation used interclass correlation method. The research was conducted in January to February 2017. Repeatability estimation of birth weight used data of 58 cows, while repeatability estimation of birth chest girth, birth body length and birth withers height used data of 56 cows. The repeatability estimation of birth weight, chest girth, body length, and withers height at birth were 0,37 ± 0,11; 0,46 ± 0,11; 0,34 ± 0,12 and 0,40 ± 0,11. It can be concluded that the repeatability estimation of birth weight, chest girth, body lenght, and withers height at birth were in high category.

Kata Kunci : Sapi Peranakan Ongole, Ripitabilitas, Bobot lahir, Ukuran tubuh saat lahir

  1. S1-2017-334451-abstract.pdf  
  2. S1-2017-334451-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-334451-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-334451-title.pdf