Laporkan Masalah

APLIKASI ISOTOP ALAM UNTUK ANALISIS HUBUNGAN SUMBER MATAAIR PIKATAN DENGAN SUMBER AIR SEKITARNYA SEBAGAI STUDI AWAL PENCEMARAN SUMBER AIR MINUM

KIRANA DIPTA R, Dr. Ir. Agus Budhie Wijatna, M.Si. ; Bungkus Pratikno, S.T., M.T.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK NUKLIR

Mataair Pikatan merupakan sumber mataair yang terletak di Temanggung, Jawa Tengah. Pemakaman umum dan kolam renang yang dekat dengan Mataair Pikatan dikhawatirkan mencemari sumber mataair dan sumber air sekitarnya melalui rembesan airtanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interkoneksi hidraulik Sumber Mataair Pikatan dan sumber air sekitarnya serta ada-tidaknya pencemaran yang disebabkan oleh pemakaman dan kolam renang. Penentuan interkoneksi hidraulik dalam penelitian menggunakan metode uji isotop stabil (D,18O) pada air sampel dengan menggunakan LGR DLT-100. Penentuan tingkat pencemaran air dilakukan dengan analisis kimia pada sampel yang saling berintekoneksi terhadap kadar CaCO3 dan klor Hasil analisis isotop stabil menggunakan analisis kedekatan nilai dan ANOVA untuk nilai delta D dan delta 18O menunjukkan terdapat 4 kelompok aliran airtanah yang memiliki interkoneksi hidraulik sama yaitu Umbul Pikatan dan Saluran air, Sumur Bor Mungseng dan Sumber Utama Pikatan, Sumur Ibu Sangadah dengan Sumur Ibu Jeki, dan Sumur Mbak Ana dan Sumur Masjid Baitul Muttaqien. Hasil analisis kimia air diperoleh bahwa kadar CaCO3 dan kadar klor tidak melewati ambang batas yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI no 492/MENKES/PER/IV/2010 yaitu 500 mg/l dan 5 mg/l namun tetap mempengaruhi kondisi air disekitarnya.

Pikatan water spring is one of the water sources located in Temanggung, Central java. The public cemetery and a pool close to the Pikatan water spring feared a possibility of their contamination to the pollution of the water spring and its surrounding water source through groundwater seepage. This research aims to determine the hydraulic interconnections between Pikatan water spring and surrounding water sources and the presence of pollution caused by the cemetery and pool. Determination of hydraulic interconnection in this research used stable isotope method (D,18O) in water samples using LGR DLT-100. The level of pollution was determined by chemical analysis in the samples which has hydraulic interconnection, based on their level of CaCO3 and chlor. The results of stable isotope analysis using proximity value and ANOVA for delta D and delta 18O, indicates there are 4 groups of groundwater flow that have hydraulic interconnection, there are Umbul Pikatan and Saluran air, Mungseng Well and Main Source of Pikatan, Location on Mrs. Sangadah and Mrs. Jeki well, and Location Mrs. Ana and Muttaqien Mosque well. The result of the chemical analysis shows that the level of CaCO3 and chlorine does not pass the limit by the Regulation of the Minister of Health No. 492 / Menkes / PER / IV / 2010, which is 500 mg/l and 5 mg/l but still affect to the surrounding water.

Kata Kunci : Mataair Pikatan, D, 18O, CaCO3, klor, interkoneksi

  1. S1-2017-350070-abstract.pdf  
  2. S1-2017-350070-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-350070-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-350070-title.pdf