TINJAUAN SOSIOLOGI ILMU ATAS UPAYA INDIGENISASI ILMU EKONOMI PANCASILA
DESY SUSILAWATI , Lailiy Muthmainnah, S.Fil., M.A
2017 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATKonsep Ekonomi Pancasila sebagai suatu bentuk upaya indigenisasi dalam bidang ilmu ekonomi pada dasarnya menimbulkan dua persoalan mendasar yaitu terkait persoalan status keilmuan yang dianggap belum cukup mapan dan persoalan mengenai muatan ideologi dalam pengembangan konsep Ekonomi Pancasila. Skripsi ini bertujuan untuk menelaah persoalan yang terdapat dalam pengembangan konsep Ekonomi Pancasila sebagai bentuk indigenisasi ilmu ekonomi dengan menggunakan tinjauan sosiologi ilmu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengacu pada sumber kepustakaan. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian sistematis-reflektif. Adapun analisis penelitian ini menggunakan beberapa unsur metodis yaitu deskripsi, kesinambungan historis, interpretasi dan heuristik. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Indigenisasi ilmu ekonomi di Indonesia masih menjadi suatu wacana yang berkembang yang dilatar belakangi oleh kepercayaan terhadap relevansi sosial yang dikandungnya. Namun indigenisasi ilmu ekonomi memiliki kelemahan dalam statusnya sebagai ilmu yang ilmiah karena pada dasarnya misi indigenisasi selalu membawa suatu ideologi atau kepentingan, persoalan tersebut juga berlaku dalam konsep ekonomi Pancasila sebagai bentuk indigenisasi ilmu ekonomi di Indonesia. (2) Ilmu dan masyarakat dalam kajian sosiologi ilmu dijelaskan dalam hubungan yang saling mempengaruhi yang ditunjukkan dengan kolektivitas dan sosialitas dalam dimensi internal dan ekternal ilmu. Pembentukkan dan pengembangan suatu ilmu selalu bersinggungan dengan kondisi masyarakat yang melatarbelakanginya, bahkan kondisi sosial dapat mempengaruhi cara pandang ilmu dalam memahami realitas. (3) Meski belum sepenuhnya mampu menggeser paradigma ekonomi Barat, Ekonomi Pancasila mendapatkan legitimasi sebagai suatu konsep yang ilmiah justru karena pertautannya dengan kepentingan (relevansi sosial) dan nilai ideologi yang dibawanya. Dengan kata lain, aspek ideologi juga dapat menambah kemampuan untuk melihat bagaimana prasangka dan kepentingan tersebut membentuk konsepsi ilmiah mengenai realitas ekonomi yang disajikan dalam berbagai bentuk kebijakan ekonomi.
The concept of Ekonomi Pancasila as a form of indigenization efforts in the field of economics, raises two fundamental issues. Those are about the status of science that is not sufficiently established and the issue of the ideological value in the development of sues contained in the development of the concept of Ekonomi Pancasila as a form of indigenization economics by using sociology of sciences approach. This study is a qualitative research which refers to sources of literature. The model study is a systematic-reflective research models. The analysis of this study using several methodical elements, namely descriptions, historical continuity, interpretation and heuristics. The results of this study are: (1) economics indigenization in Indonesia still becomes a growing issue that is motivated by belief in the social relevance that it contains. However, economics indigenization has weaknesses in its status as a scientific concept because basically indigenization mission carries a political ideology or interests. These issue also apply in the concept of Ekonomi Pancasila as a form of economics indigenization in Indonesia. (2) In sociology of science field, science and society influence each other. It is shown by the collectivity and the sociality in internal and external dimensions of the science. Establishment and development of a science are always related with the background of the society, even the social conditions can influence the point of view of the science and scientists in understanding reality. (3) Eventhough the Ekonomi Pancasila has not changed the paradigm of Western economics, it gains legitimacy as a scientific concept because of its correlation with interests (social relevance) and the value of ideology. In other words, the ideological aspects can also improve the ability to see how prejudices and interests formed the scientific conception of the reality of the economy, that presented in various forms of economic policy.
Kata Kunci : Ekonomi Pancasila, indigenisasi ilmu, soiologi ilmu, ideologi