Hubungan antara Faktor-Faktor Cuaca terhadap Hasil Penangkapan Ngengat Penggerek Batang Padi dan Luas Serangan tahun 2014-2016 di Kabupaten Karawang
SYAIMA THOYYIBAH, Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara faktor-faktor cuaca (curah hujan, kelembaban, dan suhu) terhadap hasil penangkapan ngengat menggunakan light trap dengan luas serangan penggerek batang padi di Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan data skunder bulanan populasi penggerek batang padi, suhu, curah hujan, kelembaban, dan luas serangan tahun 2014-2016 di Karawang. Data percobaan dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara langsung antara variabel independen dengan variabel dependennya dan analisis korelasi untuk menjelaskan derajat hubungan korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu, curah hujan, dan kelembaban masing-masing mempunyai tingkat hubungan yang lemah dan mempunyai arah korelasi positif dengan nilai R2 tertinggi adalah 20% yang menunjukan bahwa faktor individu memiliki kontribusi kecil terhadap fluktuasi ngengat yang tertangkap setiap bulananya. Sebaliknya, populasi ngengat yang tertangkap secara signifikan dapat meningkatkan luas serangan di Kabupaten Karawang.
This study was aimed to determine the relationship between factors related to weather (rainfall, humidity, and temperature) and the number of rice stem borers trapped in light traps and the damaged area in Karawang, West Java. This study used secondary data which consisted of monthly rice stem borers caught, temperature, rainfall, humidity, and damaged area from 2014 to 2016. The data were analyzed using simple regression analysis to determine whether there was a direct influence between independent variables and the dependent variable and correlation analysis to define the degree of correlation. The results showed that temperature, rainfall, and humidity had weak and positive correlation with the higest value of R2 was 20% suggesting that individual factor had minor contribution the fluctuation of moth caught monthly. In contrast, increasing the population of moths caught significantly increased the damaged area.
Kata Kunci : Karawang, weather, rice stem borers, simple regression analysis.