PENILAIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DAN PENYUSUNAN SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE (SSOP) INDUSTRI TEH PT. RUMPUN SARI MEDINI KENDAL, JAWA TENGAH
MUHAMMAD KAHFI, Dr. Jumeri M Wikarta S.TP, M.Sc
2017 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SVUntuk menghasilkan teh yang berkualitas baik maka diperlukan juga pengolahan yang baik dan sanitasi yang baik dengan tujuan menjaga mutu teh itu sendiri. Sanitasi dapat didefenisikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut. Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan tata cara untuk melakukan produksi pangan olahan baik dengan tujuan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan untuk menghasilkan produk makanan yang bermutu. Dalam menjaga keberhasilan sanitasi maka diperlukan standar yang baku untuk menghasilkan produk pangan dalam kondisi yang aman. Standar baku prosedur sanitasi disebut dengan Sanitation Standar Operating Procedure (SSOP) yang merupakan prosedur baku tertulis yang digunakan untuk memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan praktik sanitasi di industri. Penilaian penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dilakukan dengan menggunakan pedoman Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 75/M-IND/PER/7/2010. Identifikasi penyebab ketidaksesuaian GMP dilakukan menggunakan alat bantu berupa diagram pareto, analisis 5 Why’s, dan diagram ishikawa, selanjutnya penyusunan saran perbaikan dalam bentuk SSOP. Sebanyak 58, 04% penerapan GMP telah sesuai dengan standar CPPOB 2010, sedangkan sisanya 41,96% penerapan GMP dinyatakan belum sesuai dengan standar CPPOB 2010. Masalah utama ketidaksesuaian penerapan GMP terletak pada aspek bangunan dimana kondisi bangunan belum sesuai dengan persyaratan yang terdapat pada peraturan CPPOB 2010. SSOP yang disusun berdasarkan 3 tingkatan ketidaksesuaian yang tertinggi yaitu SSOP Bangunan, SSOP Fasilitas sanitasi, dan SSOP Mesin dan Peralatan.
To produce good quality tea will require also good processing and good sanitation in order to maintain the quality of the tea itself. Sanitation can be defined as disease prevention efforts by eliminating the environmental factors associated with the disease transfer chain. Good Manufacturing Practices (GMP) is a procedure to perform well processed food production in order to meet the requirements that have been determined to produce quality food products. In keeping with the success of the sanitation standards required to produce the raw food products in a safe condition. Standard for sanitary procedures called by the Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) which is a standard procedure used in writing to comply with the provisions relating to sanitary practices in the industry. Assessment of the implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) was performed using the guidelines Regulation of the Minister of Industry No. 75 / M-IND / PER / 7/2010. Identification of the causes of nonconformities GMP done using tools such as Pareto diagrams, 5 Why's analysis, and charts ishikawa, further preparation of suggestions for improvements in the form of SSOP. A total of 58, 04% application complies with the standards of GMP CPPOB 2010, while the remaining 41.96% implementation of GMP otherwise not in accordance with the standards CPPOB 2010. The main problem lies in the mismatch GMP implementation aspects of the building, the building is not in accordance with the requirements contained in standards CPPOB 2010. SSOP which is based on 3 levels of nonconformity highest building SSOP, sanitation facilities SSOP, and Machinery and Equipment SSOP.
Kata Kunci : Good Manufacturing Practices (GMP), Sanitasi, Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP), Teh