Laporkan Masalah

PERDAGANGAN SATWA LIAR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ETIKA LINGKUNGAN BIOSENTRISME

ZAINURI AHMAD, Dr. Sri Widayanti, M.S.

2017 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFAT

Perdagangan satwa liar yang dilindungi di Indonesia merupakan tindakan yang melawan hukum dan berakibat buruk pada lingkungan. Keberadaan satwa liar di alam menjadi penting, karena hilangnya satwa liar di alam dapat menyebabkan hutan akan mati karena beberapa jenis satwa liar yang seharusnya menjadi penyebar benih dan penyeimbang ekosistem hutan akan hilang fungsinya. Teori etika lingkungan Biosentrisme diharapkan memberikan pemahaman bahwa makhluk hidup lain juga memiliki nilai dan haknya untuk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perdagangan satwa liar di Indonesia dengan menggunakan konsep etika lingkungan Biosentrisme. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bidang filsafat yang bersumber dari studi pustaka yang dilengkapi dengan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Penelitian menggunakan beberapa tahapan, tahapan pertama adalah observasi dan pengumpulan data, tahap kedua adalah klasifikasi data dan tahap ketiga adalah analisis hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan unsur-unsur metodis verstehen, interpretasi, induktif, dan hermeneutika. Penelitian ini menghasilkan gambaran mengenai perdagangan satwa liar dalam bentuk apapun menurut etika Biosentrisme merupakan perbuatan yang sama sekali tidak dibenarkan karena penderitaan yang diterima oleh satwa yang diperdagangkan berarti melanggar hak-hak atas kesejahteraan hewan. Perlunya menjaga kelestarian satwa liar sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup diharapkan dapat menyadarkan betapa pentingnya perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liar di Indonesia. Penelitian ini kemudian menjadi alternatif bahwa Biosentrisme harusnya dapat menjadi acuan masyarakat dalam melestarikan alam.

Wildlife trade in Indonesia is an act that against the law and have negative consequences for the enviroment. The existence of wildlife in nature is important because the loss of wildlife in nature can induce to forests will be damaged because dor several species of wildlife that is supposed to be a see spreader and balance of forest ecosystems will be lost functions. The theory of evironmental ethics Biocentrism is expected to provide the understanding to people that other living creatures also have the value and the right to life. This research perpose is to analyze the wildlife trade in Indonesia with evironmental ethics Biocentrism. This research is a philosophy qualitative research derived from literature study that comes with interview and field observation. This research is divided to some stages. First stages is observation and data collection, the second stage is the classification of the data and the third stage is the result analysis. This study also uses elements methodical verstehen, interpretation, induction aposteriori and hermeneutics. This research resulted in an overview about wildlife trade in any case according to the Biocentrism ethics an totally not true because of the suffering that animals are traded receive by means violating the rights on animal welfare. The necessity to preserve the wildlife as the protection and management of the environment is expected to be aware of the importance of planning, utilization, maintenance, supervision and law enforcement against the illegal wildlife trade in Indonesia. This reseach then become an alternative that should be reference Biocentrism communities in conserving nature

Kata Kunci : Kata Kunci : Perdagangan satwa liar, Biosentrisme, Kesejahteraan hewan

  1. S1-2017-329917-bibliography.pdf  
  2. S1-2017-329917-tableofcontent.pdf