Laporkan Masalah

PEMETAAN EVOLUSI OIKONIM KAMPUNG DI KECAMATAN WIDODAREN KABUPATEN NGAWI

F. ARDHANARESWARA S., Dr. Bowo Susilo, M.T.

2017 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Oikonim adalah toponim yang diberikan pada permukiman atau tempat tinggal manusia. Oikonim lebih mudah berubah atau mengalami evolusi. Sosial, budaya, politik dan dinamika lingkungan dapat merubah oikonim. Penelitian ini mengkaji tentang evolusi oikonim di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dengan tujuan (a) Mengetahui jenis-jenis evolusi oikonim kampung di Kecamatan Widodaren dan (b) Mendeskripsikan penyebab dari evolusi oikonim kampung di Kecamatan Widodaren. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dari hasil sensus populasi oikonim peta-peta sumber. Evolusi oikonim akan diinvestigasi dengan menginterpretasi peta topografi multitemporal. Literatur sejarah, dokumen resmi pemerintah, dan penjelasan narasumber yang berkompetensi dapat menjadi tambahan untuk mengkaji evolusi. Terdapat lima jenis evolusi oikonim yaitu, perubahan makna, perubahan ejaan, perubahan tingkat bahasa (Bahasa Jawa), kemunculan dan menghilangnya oikonim. Semua jenis evolusi divisualisasikan menjadi tiga peta. Peta pertama menggambarkan periode tahun 1878-1943, peta kedua menggambarkan periode tahun 1943-1999, dan kedua peta tersebut di rangkum menjadi satu peta yang menggambarkan evolusi oikonim periode tahun 1878-1999. Revolusi Industri dan kebijakan liberalisasi ekonomi di Hindia Belanda di akhir abad ke sembilanbelas menyebabkan evolusi oikonim di periode 1878-1943. Ketika Indonesia lahir, semangat untuk menunjukkan eksistensi kebangsaan merupakan penyebab evolusi oikonim pada periode 1943-1999.

Oiconym is a toponym given to human settlement. Oiconym is easy to be changed or evoluted. Social, Culture, Politic and environment dynamic might change the oiconym. This study attempt to investigate the oiconym evolution in Widodaren District, Ngawi, East Java. The aims of this research are (a) to know oiconym of kampong evolutions types in Widodaren District and (b) describe the cause of this evolutions. The result of the oiconym population base on source maps is analyzed by descriptive method. The evolution of Oiconyms is seen by interpreting multitemporal topographic maps. The oiconym can be searched according to historical literatures, village government documents, and public figures explanation, the oiconym. There are five types of oiconym evolutions, including meaning changes, spelling changes, language level changes (Javanese), appearing and disappearing. All of evolution types was visualized in three kind of maps. First map is describing oiconym evolution during 1878-1943, second map is describing oyconym evolution during 1943-1999 and the last map is summarizing oiconym evolution during 1878-1943. Industrial Revolution and Liberation of Economy in Dutch East Indies at the end of nineteenth centuries was giving impact to oiconym evolution during 1878-1943 period. During Indonesia independent period, the spirit of showing existence of nationality also gave much impact to oiconym evolution during 1943-1999 period.

Kata Kunci : Toponim, Oikonim, Evolusi, Toponym, Oiconym, Evolution

  1. S1-2017-301859-abstract.pdf  
  2. S1-2017-301859-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-301859-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-301859-title.pdf