Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Minggir

LILIK LARAS SHINTA, Dr. Toto Sudargo, SKM.,M.Kes; Tri Siswati, SKM.,M.Kes

2017 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Prestasi belajar adalah tolak ukur kualitas sumber daya manusia dan anak usia sekolah dasar merupakan modal awal serta asset masa depan. Konsumsi makanan salah satunya PMT-AS mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) terhadap prestasi belajar siswa sekolah dasar. Metode: Penelitian ini merupakan pre-eskperimental dengan rancangan one group pre-post test design, di sekolah dasar tahun 2016. Populasi adalah siswa sekolah dasar di SDN Dalangan 1, SDN Dalangan 2, SD Muhammadiyah Ngijon IV dan SD Muhammadiyah Sragan. Sampel adalah siswa kelas 4 dan 5 di sekolah tersebut dengan kriteria inklusi berusia antara 9-12 tahun dan bersedia menjadi sampel penelitian, sedangkan eksklusi tidak masuk sekolah ketika pengambilan data awal dan menderita kelainan atau cacat. Menggunakan teknik proportional random sampling berdasarkan strata kelas didapatkan 63 siswa sampel. Intervensi yang diberikan adalah pemberian biskuit (PMT-AS) selama 6 minggu diukur energi dan protein dari PMT dengan food recode 4x24 jam, sedangkan prestasi belajar dikategorikan menjadi tiga yaitu eksakta (Matematika, IPA), sosial (Bahasa Indonesia, IPS), dan rata-rata (gabungan keempat mata pelajaran). Data dianalisis dengan uji Paired sample t-test, Chi-Square dan stratifikasi menggunakan stata versi 13. Hasil: Konsumsi energi 16,98% dan protein 11,91% dari persen pemenuhan AKG. Nilai eksakta meningkat dari 76,11±9,58 menjadi 77,44±7,75 (naik sebesar 0,85±5,220 poin); nilai sosial meningkat dari 74,19±11,77 menjadi 77,03±10,20(naik sebesar 3,14±7,156 poin); dan nilai rata meningkat dari 76,42±8,41 menjadi 78,42±6,71 (naik sebesar 2,00± 4,411 poin). Hasil analisis menunjukkan bahwa energi dan protein meningkatkan nilai rata-rata tetapi tidak signifikan p=0,41 dan p=0,18; eksakta juga tidak meningkatkan nilai secara signifikan p=0,95 dan p=056; tetapi sosial meningkatkan nilai secara signifikan yaitu p=0,03 dan p=0,00. Kesimpulan : PMT dapat meningkatkan nilai rata-rata, eksakta dan sosial, namun hanya peningkatan nilai sosial yg bermakna secara statistik.

Background. Academic achievement is a benchmark of the quality of human resources. Primary students is the initial capital and future assets. Consumption of food like PMT-AS have an influence on academic achievement. Objectives. To determine the effect of supplementary feeding for students or PMT-AS on academic achievement of elementary school. Methods. This study is a pre-experimental design with one group pre-post test design, in primary school by 2016. The population is elementary school students at SDN Dalangan 1, SDN Dalangan 2, SD Muhammadiyah Ngijon IV and SD Muhammadiyah Sragan. Samples are 4th and 5th grade students in these schools with the inclusion criteria are aged between 9-12 years old and willing to be a sample, while the exclusion that is absent from school when the initial data collection and disorder or disability. Using proportional random sampling technique based class strata obtained 63 samples. Interventions were given of biscuits (PMT-AS) for 6 weeks was measured energy and protein from PMT with a food recode 4x24 hour, while academic achievement are categorized into three; exact sciences (mathematics, science), social (Indonesian, social) and average (fourth combined these subjects). Data were analyzed by Paired sample t-test, Chi-Square and stratification using Stata version 13. Results. Energy consumption is 16.98% and protein is 11.91% of the percent RDA. Exact sciences value increased from 76.11±9.58 to 77.44±7.75 (increased by 0.85±5.220 points); social values increased from 74.19±11.77 into 77.03±10.20 (increased by 3.14±7.156 points); and the average value increased from 76.42± 8.41 to 78.42±6.71 (increased by 2.00±4.411 points). The analysis showed that the energy and protein increases the average value but not significant p=0.41 and p=0.18; Exact sciences value also not significantly increased p=0.95 and p=056; but social value significantly increased ie, p=0.03 and p=0.00. Conclusion. PMT could increase the average value, exact sciences and social, but only increase the social value which was statistically significant.

Kata Kunci : PMT-AS, prestasi belajar, siswa, sekolah dasar, energi, protein

  1. S1-2017-346028-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346028-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346028-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346028-title.pdf