PERBEDAAN PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA IBU NIFAS PASCA OPERASI SECTIO CAESAREA YANG MENDAPATKAN ASUHAN NIFAS NORMAL PASCA OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN TERAPI MUSIK KESUKAAN DAN TANPA TERAPI MUSIK KESUKAAN
MARLINA FITRIYA L.K, 1. dr. Hadianto Ismangoen, Sp.A 2. Fitra Duhita, M.Keb
2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVTerapi musik kesukaan adalah salah satu teknik distraksi pendengaran audio. Terapi musik kesukaan dapat meningkatkan pengeluaran hormon endorphin yang merupakan bahan neuromedulator yang terlibat dalam sistem analgesia dan relaksasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penurunan tingkat nyeri pada ibu nifas pasca operasi sectio caesarea yang mendapatkan asuhan nifas normal pasca operasi sectio caesarea dengan terapi musik kesukaan dan tanpa terapi musik kesukaan. Metode penelitian menggunakan quasy experiment dengan desain pretest posttest with control group. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah responden sebanyak15 responden kelompok kontrol dan 15 responden kelompok perlakuan. Kelompok kontrol adalah kelompok yang hanya mendapatkan asuhan nifas normal pasca operasi sectio caesarea. Sedangkan kelompok perlakuan adalah kelompok yang mendapatkan asuhan nifas normal pasca operasi sectio caesarea dengan terapi musik kesukaan. Uji statistik yang digunakan adalah Mann Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan rerata penurunan tingkat nyeri pada kelompok kontrol sebesar 0,67, sedangkan kelompok perlakuan sebesar 1,43. Ada perbedaan penurunan tingkat nyeri yang signifikan pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p-value 0,001). Pemberian tambahan terapi musik kesukaan terhadap ibu nifas pasca operasi sectio caesarea dapat menurunkan nyeri lebih banyak dibandingkan hanya mendapatkan asuhan nifas normal pasca operasi sectio caesarea.
Favorite music therapy is one of the audio distraction techniques. It can increase endorphin hormone which is a neuromedulator material involved in analgesia system and relaxation. The purpose of this study was to determine pain level decreased in the puerperal women after caesarean section who got normal postpartum care after caesarean section with favorite music therapy and without favorite music therapy. This study used a quasy experimental pretest postest with control group design. A sampling technique was consecutive sampling with the number of respondents are 15 respondents as control group and 15 respondents as intervention group. A control group was group who just got normal postpartum care after caesarean section. While intervention group was group who got normal postpartum care after caesarean section with favorite music therapy. The statiscial test used Mann Whitney Test. The result showed that the mean decrease of pain levels in the control group was 0,67, while intervention group was 1,43. There were significant differences of pain level decreased between control group and intervention group( p-value 0,001). A supplementary favorite music therapy for puerperal women after caesarean section can reduce pain more effective than just get normal postpartum care after caesarean section.
Kata Kunci : nyeri post SC, terapi musik kesukaan (pain after caesarean section, favorite music therapy)