Pengaruh Penambahan Fitobiotik Temulawak dalam Pakan Konsentrat Terhadap Profil Darah Kambing Peranakan Etawah Laktasi
LAELLITA SARI, Subur Priyono Sasmito Budhi, Ir., Ph.D., Dr. Ir. Kustono, M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fitobiotik pada pakan konsentrat sumber energi ternak kambing Peranakan Etawah (PE) terhadap profil darah ternak kambing PE yang sedang laktasi ke 2. Bahan fitobiotik yang digunakan adalah temulawak. Data diambil dari 15 kambing PE yang dibagi menjadi 3 kelompok (k1, k2, k3), dengan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor kambing. Kambing yang digunakan adalah indukan yang sedang memproduksi susu dengan umur sekitar 3 tahun. Berat badan rata-rata untuk k1 (kontrol) adalah 42,70 kg, k2 (perlakuan 1) seberat 55,97 kg, dan k3 (perlakuan 2) seberat 55,66 kg. Variabel yang diamati adalah sel darah merah, hemoglobin, packed cell volume, dan sel darah putih. Hasil yang di dapat menunjukkan bahwa sel darah merah, hemoglobin, packed cell volume, dan sel darah putih k2 dan k3 sama dengan k1. Hasil dari k1, k2, dan k3 masih dalam batas normal. Kesimpulan dari penelitian ini, penambahan fitobiotik temulawak tidak berpengaruh terhadap sel darah merah, hemoglobin, packed cell volume, dan sel darah putih.
This research aims to understand the influence of the additional fitobiotic on concentrates feed to profile of blood crossbred etawah goat. Fitobiotic material used is curcuma. This research used 15 goats which were divided into 3 groups (k1, k2, k3). Crossbred etawah goat have lactation period with 3 years old. K1 is as a control group have weight 42,70 kg, k2 was given 1% fitobiotic have weight 55,97 kg, and k3 was given 2% have weight 55,66 kg. The variables are red blood cells, hemoglobin, packed cell volume, and white blood cells. The results showed that the red blood cells, hemoglobin, packed cell volume, and white blood cells k2 and k3 are same as k1. The results of k1, k2, and k3 are still normal. The conclusion was the adding of curcuma on crossbred etawah goat lactation did not influent the blood profile.
Kata Kunci : Fitobiotik, Temulawak, Kambing PE, Laktasi, Profil Darah