Transitional Phase From Engineer to First Line Manager: Challenges and Drivers Based on Indonesian Industry Experiences
ALWAN HAFIZH, Budi Hartono, S.T., MPM., Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai macam tantangan dan penggerak yang dialami oleh seorang engineer (spesialis) ketika mengalami masa transisi menjadi seorang first line manager (generalis) di lingkup industri Indonesia. Penelitian ini percaya bahwa penelitian sebelumnya yang telah dilakukan di beberapa negara barat tidak aplikatif untuk diadaptasikan di Indonesia karena adanya perbedaan kultur budaya. Pemahaman ini yang membawa kepada pentingnya penelitian ini dilakukan dalam lingkup nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data melalui survey dan follow-up interviews, diikuti dengan analisis statistik dan tinjauan pustaka yang sistematis. Pendekatan tersebut dianggap yang paling tepat untuk mendukung penelitian ini dikarenakan masih jarang ditemukannya penelitian semacam ini di Dunia bahkan belum ada di Indonesia. Penelitan ini pula mengimplementasikan dua dimensi yakni tipe organisasi (proyek dan operasi) dan karir sukes (manajer yang lebih sukses dan kurang sukses) untuk mengklasifikasi para responden ke dalam empat kelompok utama. Metode ini akan membantu penelitian ini untuk kemudian memahami bagaimana tiap kelompok responden menyikapi masa transisi serta akan dibandingkan dengan penemuan-penemuan sebelumnya. Penelitian ini dengan sukses telah menemukan berbagai macam tantangan dan penggerak yang dialami oleh engineer ketika melalui masa transisi menjadi first line manager untuk pertama kalinya di lingkup industri di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dipaparkan secara struktur dan komprehensif. Secara menakjubkan, penelitian ini menemukan bahwa setiap kelompok responden memiliki pengalaman yang berbeda-beda mengenai masa transisi mereka. Sebagai contoh, tantangan paling sulit yang dialami para manajer yang lebih sukses adalah cenderung kepada menyelesaikan permasalahan diluar masalah pribadinya (yakni, mengerjakan masalah organisasi dan pendelegasian). Sedangkan di sisi lain, para manajer yang kurang sukses cenderung akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan permasalahan personalnya (yakni, menjadi anak baru di tim manajemen dan harus banyak belajar). Penemuan dari penelitian ini juga sangat berbeda bila dibandingkan penemuan-penemuan sebelumnya (contohnya, tantangan paling sulit yang dialami oleh FLM di perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat adalah "terlalu banyak yang dialami", sedangkan di Indonesia adalah "permasalahan organisasi" untuk para manajer yang lebih sukses dan "harus banyak belajar sebagai manajer baru" bagi para manajer yang kurang sukses). Penelitian ini juga dengan sukses telah mengembangkan seperangkat rekomendasi (berdasarkan dari analisis) untuk para engineer masa depan dan top level manager untuk membantu mereka melalui masa transisi dengan sukses secara efisien (contohnya, "mengambil edukasi manajemen formal" bagi para engineer masa depan dan "jangan biarkan FLM melakukan praktik trials and errors tapi berikan pedampingan semasa proses transisinya" bagi para top level manager)
This study purposes to identify the challenges and drivers that is experienced by an engineer (specialist) while transitioning into a first line manager (generalist) in Indonesia industry sphere. This study believes that the previous studies that has been conducted in certain western countries is not applicable to be adapted in Indonesia due to the cultural differences. This understanding led to the urgency to conduct the study within the national scope. This study applies the qualitative approach to obtain the data through a survey and follow-up interviews, followed by the statistical analysis and systematical literature review. The approach is considered as the most suitable one to support this study as it still very rare to be found in the world and none in Indonesia. This study also implements two dimension of organization type (project-based and operation-based) and career success (more and less successful manager) to classify the respondents into four main groups. This method will help the study to later on perceive how the transition being treated by each group of respondents compared to the previous findings. This study has successfully discovered the challenges and drivers that is experienced by engineers while transitioning into a first line manager for the first time in Indonesia industry sphere. The result is presented in a structured way and analyzed in a comprehensive fashion. Surprisingly, each of the group respondents share different experiences regarding their transition period. For instance, the most difficult challenge experienced by the more successful groups of manager are will tend to work upon beyond themselves (i.e. dealing with organization issue and delegation). On the other hand, the less successful manager will find more struggles on handling their personal problem (i.e. being a new guy in management and having lot of things to learn). This result of this study is also significantly different compared to the previous findings (for instance, the most difficult challenge that is faced by an FLM in US-based company is "so much going on", while in Indonesia is "organization issue" for more successful manager and "having a lot to learn as a new manager" for the less successful one in both project and operation manager). This study also has successfully developed a set of recommendation (based on the analysis) for the future engineer and top level manager to help them succeed the transition in an efficient way (i.e. "acquire a formal management education" for future engineer and "do not let the FLM practice a trials and errors but provide them assistance throughout their transition process" for the top level manager).
Kata Kunci : Transition period, engineer, first line manager, project management, operation management, challenges, drivers, Indonesia