Laporkan Masalah

PERUBAHAN STRUKTUR EKOLOGI BENTANGLAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HABITAT PONGO ABELII (ORANGUTAN SUMATERA) DI SEBAGIAN KAWASAN EKOSISTEM LEUSER KABUPATEN ACEH TAMIANG

ALIFI REHANUN NISYA, Dr. Eko Haryono, M. Si.

2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Laju Deforestrasi di Pulau Sumatera semakin meningkat dan menurut IUCN tahun 2007, kera besar endemik beriklim tropis ini selama 75 tahun terakhir telah mengalami penurunan sebanyak 80%. Kurun waktu tahun 1998 dan 1999, laju kehilangan tersebut dilaporkan mencapai sekitar 1000 Orangutan Sumatera per tahun dan terdapat di Ekosistem Leuser, salah satu luasan hutan terbesar di bagian utara Pulau Sumatera. Aceh Tamiang merupakan salah satu kabupaten yang terlintasi oleh patok batas Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). KEL yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang memiliki beberapa fungsi kawasan yang dinamika perubahan tutupan lahannya cukup dinamis dan mengancam habitat Orangutan Sumatera. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengkarakteristikkan Ekosistem Bentanglahan sebagai habitat Orangutan Sumatera, dan 2) Mengetahui perubahan Struktur Ekologi Bentanglahan yang mempengaruhi habitat Orangutan Sumatera. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei langsung di lapangan dan analisis data lapangan. Penentuan karakteristik habitat Orangutan Sumatera berdasarkan hasil kajian penelitian terdahulu dan wawancara secara depth interview oleh beberapa LSM yang konsen dibidang konservasi Orangutan Sumatera, sedangkan penentuan Struktur Ekologi Bentanglahan dilakukan dengan melakukan analisis terhadap data yang dihasilkan dari survei lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Bentanglahan yang merupakan habitat Orangutan Sumatera pada lokasi kajian ialah pada bentuklahan Dataran Aluvial, Teras Sungai, dan Lereng Bawah Perbukitan. Bentuklahan tersebut merupakan bentuklahan asal proses Fluvial dan Struktural. Kedua bentuklahan tersebut memiliki vegetasi yang heterogen dan potensial sebagai habitat Orangutan Sumatera. Kondisi bentanglahan di daerah kajian terpengaruh oleh aktifitas manusia seperti adanya perkebunan dan eksploitasi lahan skala kecil, dan 2) Struktur Ekologi Bentanglahan yang ada di lokasi kajian memiliki perubahan yang dinamis. Koridor berupa sungai cenderung tidak berubah dan merupakan salah satu pengahambat pergerakan Orangutan dalam perluasan habitat. Perubahan struktur ekologi bentanglahan berupa matriks dan patch terhadap habitat Oarangutan Sumatera di lokasi kajian ialah terhadap keamanan membuat sarang dan ketersediaan pakan.

Deforeststation on the Sumatra Island is increasing and threatening the habitat of Sumatran Orangutan. According to the IUCN in 2007, great ape endemic in this tropical climates over the last 75 years have experienced a decline of as much as 80%. In 1998 and 1999, the rate of such loss is reported to reach about 1000 per year and the Sumatran Orangutan in the Leuser ecosystem, one of the largest forest area in the northern part of the Sumatra Island. Aceh Tamiang Regency is one of crossed by peg limits on Leuser Ecosystem (KEL). KEL in Aceh Tamiang Regency has several functions of the dynamics of change in land cover. This changes threatened the habitat of Sumatran Orangutans. The purpose of this research are to 1) Characterizes the ecosystem of landscape as the habitat of Sumatran Orangutan, and 2) Discover the changes of landscape Ecological structure which affects the habitat of Sumatran Orangutans. This research uses field survey and field data analysis as the method. Characteristics of habitat Sumatran Orangutan based on research previous results and interviews in depth interview by some NGOS which concentrated in conservation of the Sumatran Orangutan, and Landscape Ecological Structure determination by analysis the field data. The results of this research showed that 1) landscape which is the habitat of Sumatran Orangutan at the location of the study is on landform Alluvial Plains , River Terraces, and the lower slopes of the hills. That landform are from process Fluvial and structural origin. Both of these landform have a heterogeneous vegetation and potential as habitat of Sumatran Orangutan. Landscape conditions in the study area are affected by human activities such as the presence of plantations and small scale land exploitation, and 2) Landscape Ecological Structure in the location research has changed dynamically. Ecological structure changes affect the habitat of the orangutan sumatera in terms of the spread of the nest and feeding mobility.

Kata Kunci : Habitat, Orangutan Sumatera, Struktur Ekologi Bentanglahan, Kawasan Ekosistem Leuser, Kabupaten Aceh Tamiang, Habitat, Sumatran Orangutan, Landscape Ecological Structure, Kawasan Ekosistem Leuser, Aceh Tamiang Regency

  1. S1-2017-330919-bibliography.pdf  
  2. S1-2017-330919-tableofcontent.pdf