KONTRIBUSI KEGIATAN PENYADAPAN GETAH PINUS DI RPH MANDIRANCAN KPH BANYUMAS TIMUR TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PENYADAP
MASLIKHATUL MUNAWAROH, Bowo Dwi Siswoko, S. Hut., M.A
2017 | Skripsi | S1 KEHUTANANSebagian besar masyarakat di sekitar RPH Mandirancan masih menggantungkan hidupnya dari hasil penyadapan getah pinus. Hal ini dikarenakan penghasilan yang diperoleh relatif tetap dan terus-menerus. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui kegiatan pengelolaan hutan pinus di RPH Mandirancan, 2) mengetahui kontribusi kegiatan penyadapan getah pinus terhadap pendapatan rumah tangga penyadap, dan 3) mengetahui variabelvariabel yang mempengaruhi pendapatan dari penyadapan getah pinus. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Metode pengambilan sampel yaitu stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dengan responden, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif kuantitatif yaitu penjelasan-penjelasan data yang disederhanakan dengan sortasi tabulasi dan pengikhtisaran data, serta analisis regresi linier berganda yaitu analisis yang bertujuan untuk mengetahui variabel bebas (X) yang mempengaruhi variabel terikat (Y). Kegiatan pengelolaan hutan pinus di RPH Mandirancan meliputi kegiatan pembinaan hutan (pembuatan tanaman, pemeliharaan, dan perlindungan hutan) dan kegiatan produksi yaitu pemungutan hasil berupa getah pinus. Pendapatan dari kegiatan penyadapan getah pinus memberikan persentase kontribusi yang berbeda- beda terhadap masing-masing pendapatan rumah tangga penyadap yang menjadi responden. Dari 30 responden, rata-rata kontribusi penyadapan getah pinus terhadap pendapatan rumah tangga yaitu 40%. Hasil analisis regresi linier berganda dengan menggunakan metode stepwise menunjukan bahwa terdapat 2 variabel bebas yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan dari penyadapan getah pinus yaitu luas areal sadap (-0,635) dan prioritas pekerjaan menyadap (0,439). Dari model yang diperoleh, nilai koefisien determinasi (R2) yaitu 50%, artinya luas areal sadap dan prioritas pekerjaan menyadap dapat menjelaskan keragaman pendapatan dari penyadapan getah pinus sebesar 50%.
Most of people around RPH Mandirancan still rely on the product of pine resin tapping activity to fulfill their needed. It is because the income from this sector is constant and sustainable. This research aims to : 1) obtain the activities of the management of pine forests in RPH Mandirancan, 2) obtain the contribution of pine resin tapping activities on the household income of tappers, and 3) obtain the variables that affect income from pine resin tapping activity. The method used was survey method. Sampling method used stratified random samspling with the number of respondents being 30 people. Data were collected by observation, interviews with respondents, and literature study. Data analysis was performed by quantitative descriptive analysis ie data explanation in a simple with tabulation sorting and data summary, and multiple linear regression analysis ie an analysis to obtain independent variables (X) affecting dependent variables (Y). Pine resin tapping activity in RPH Mandirancan includes forest development (planting, maintenance, and forest protection) and production activity ie harvesting the pine resin. The income from pine resin tapping gives a different contribution percentage to each household income of tappers, the respondents in this research. Among those, the average contribution of pine resin tapping on household income is 40%. The result of multiple linear regresion with stepwise method showed 2 independent variables affect significantly the amount of income from pine resin tapping, they are the areas of tapping (-0.635) and the priority of tapping activity (0.439). From the model, the value of adjusted determination coefficient (R2) is 50%, and means the tappers areas and priority of tapping activity can explain the variety of income from pine resin tapping about 50%.
Kata Kunci : penyadapan, getah pinus, kontribusi, pendapatan, rumah tangga;tapping, pine resin, contribution, income, household