Tanggung Jawab Ilmuwan dalam Pengembangan Ilmu Militer
SAFIRA DWI HAPSARI, Dr. Rizal Mustansyir
2017 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATINTISARI Penelitian tentang tanggung jawab ilmuwan dalam pengembangan ilmu militer ini dilatar belakangi oleh semakin majunya perkembangan ilmu militer dari masa ke masa. Sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, ilmuwan sudah ikut memberikan andil dalam mendesain senjata-senjata yang digunakan oleh kekuatan militer suatu negara dalam menghadapi peperangan. Memasuki abad yang semakin modern ini, persinggungan ilmuwan dalam bidang militer mencapai tahap formal dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi untuk negara. Semakin maju suatu negara, maka akan semakin perkasa pula angkatan bersenjata yang dimiliki. Artinya, tanggung jawab yang diemban ilmuwan di bidang militer pun akan semakin meningkat pula agar tidak terdapat penelitian-penelitian yang dapat membahayakan umat manusia. Penelitian ini merupakan penelitian filsafat yang bersifat kualitatif dengan menggunakan model penelitian mengenai masalah aktual, yang menggunakan studi pustaka. Bahan dan materi yang dipakai dalam penelitian ini diperoleh melalui penelusuran buku, jurnal, karya tulis ilmiah, serta laporan penelitian terdahulu, yang terdiri dari pustaka primer, yaitu: The Ethics of Science: an Introduction karya David Resnik, Ethics and Military Research: On the Moral Responsibility of Scientists karya Jesper Ryberg, dan Ilmu Pengetahuan dan Tanggung Jawab Kita karya van Melsen. Penelitian ini menggunakan unsur-unsur metodis, antara lain: deskripsi, kesinambungan historis, interpretasi, dan refleksi. Objek material dalam penelitian ini berupa teks-teks dan naskah yang diperoleh dari buku-buku dan media yang berkaitan dengan ilmu militer dan pengembangannya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: Pertama, selain untuk negara, pengembangan ilmu militer juga memiliki tujuan untuk keamanan sosial, yang artinya ilmu militer dikembangkan untuk membuat masyarakat tetap aman dari ancaman yang ada. Kedua, terdapat dua jenis tanggung jawab ilmuwan: (1) tanggung jawab internal, yakni tanggung jawab dalam lingkup ilmu itu sendiri (2) tanggung jawab eksternal, yakni tanggung jawab menyangkut pihak luar dari penelitiannya. Ketiga, ilmuwan memiliki tanggung jawab dalam melakukan penelitian di bidang militer, kehadiran senjata-senjata berbahaya yang ada saat ini melanggar etika profesi mereka yang seharusnya tidak mencelakakan masyarakat.
ABSTRACT The research on the responsibility of scientists in the development of military science is based on the more advanced development of military science from time to time. Ever since the ancient Greece and Rome era, scientists have come to give a hand in designing the weapons that used by the military forces of a country in the face of war. Entering this increasingly modern century, the intersection of scientists in the field of military reached a formal stage and provides a greater contribution to the country. The more developed a country, the more mighty the army they owned. That�s to say, the responsibilities of scientists in the military field will be increased as well so that there are no studies that can harm human beings. This research is a philosophical research that used qualitative methods, research model on the actual problem, which uses literature. The materials used in this study were obtained through searches of books, journals, scientific papers, as well as previous research report, which consist of a library of primary literature, such as: The Ethics of Science: an Introduction by David Resnik, Ethics and Military Research: On the Moral Responsibility of Scientists by Jesper Ryberg, dan Ilmu Pengetahuan dan Tanggung Jawab Kita by van Melsen. This study uses methodical elements, among others: description, historical continuity, interpretation, and reflection. The material object in this research contains in the form of texts and manuscripts acquired from books and media related to military science and its development. The results obtained from this research are: First, in addition to the state, the development of military science also have the goal of social security, which means that military science was developed to make the community safe from threats. Second, there are two types of responsibility of scientists: (1) internal responsibility, the responsibility in the sphere of science itself (2) External responsibility, the responsibility of research involving outside parties. Third, scientists have a responsibility to conduct research in the military field, the presence of dangerous weapons that exist currently in violation of their professional ethics that should not harm the public.
Kata Kunci : Ilmuwan, Ilmu Militer, Tanggung Jawab, Scientist, Military Science, Responsibility