VALIDASI MODUL PELATIHAN BACA UNTUK MENINGKATKAN KELANCARAN MEMBACA SISWA KELAS II SD
DWI APRIYANI, Dr. Murtini, S.U
2017 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiKelancaran membaca merupakan salah satu dari lima unsur/komponen pokok dalam keterampilan membaca yang perlu dikembangkan oleh siswa. Sayangnya, masih banyak siswa usia sekolah dasar di Indonesia yang belum lancar membaca sebagaimana mestinya. Banyak intervensi kelompok-kecil terbukti praktis dan lebih efisien dibandingkan dengan intervensi secara individual untuk mengatasi permasalahan membaca pada siswa. Namun selama ini hanya sedikit saja yang telah dievaluasi secara empiris. Maka dari itu, penelitian ini ditujukan untuk memvalidasi modul pelatihan BACA (Bantu Anak Lancar Membaca) untuk meningkatkan kelancaran membaca siswa kelas II SD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan rancangan untreated control group design with dependent pretest and posttest sampels. Pengumpulan data menggunakan Tes Kelancaran Membaca yang diadaptasi dan dimodifikasi dari DIBELS 6th Edition. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas II SD berusia 8-9 tahun dengan skor kelancaran membaca pada kategori sedang. Hasil analisis data dengan menggunakan Anava campuran menunjukkan skor kelancaran membaca pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (F= 16,333; p<0,05). Pelatihan BACA memberikan kontribusi sebesar 64,8% terhadap peningkatan kelancaran membaca siswa. Artinya, modul pelatihan BACA valid untuk meningkatkan kelancaran membaca siswa kelas II SD.
Reading fluency is one of the five essential early-reading skills students must develop. Unfortunately, many elementary-aged students in Indonesia do not read age-appropriate material fluently. Many small-group interventions are practical and often more time efficient than individualized interventions aimed to address this problem. But only few small-group interventions targeting students reading fluency have been empirically evaluated. Therefore, this study aimed to validate the BACA (Bantu Anak Lancar Membaca) training module to improve 2nd grade elementary-school students reading fluency. The quasi experiment was conducted using untreated control group design with dependent pretest and posttest sampels. The data was collected using Tes Kelancaran Membaca which adapted and modified from DIBELS 6th Edition. The subjects were 22 2nd grade elementary-school (8-9 years old) students with reading fluency score at medium category. The result of the data analysis using Mixed Design Anova showed the reading fluency score on the experimental group was higher than the control group (F= 16.333; p<0.05). The BACA training contributed 64,8% to the increasing of students reading fluency. That is, the BACA training module can improve 2nd grade elementary-school student reading fluency.
Kata Kunci : validation of the training module, reading fluency, 2nd grade elementary-school students