Laporkan Masalah

PENDIRIAN KANTOR PEMASARAN LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

ARIF SJAMSUDDIN, Dr. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D

2017 | Tesis | S2 Manajemen

Studi ini mempunyai tujuan untuk dapat membantu LPEI dalam rangka melaksanakan salah satu rencana kerja pada tahun anggaran 2016 yaitu melaksanakan pendirian 4 jaringan kantor dalam bentuk Kantor Pemasaran di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan melakukan identifikasi pada seluruh provinsi yang berada di wilayah kerja Divisi Pembiayaan UKM, Kantor Wilayah Medan, Kantor Wilayah Surabaya dan Kantor Wilayah Makassar. Adapun idenfikasi dilakukan berdasarkan analisa yang terfokus pada kinerja ekonomi terkait ekspor, portofolio kredit perbankan dan kelayakan investasi pendirian pada masing-masing provinsi. Berdasarkan tahapannya, pertama dilakukan analisa pada kinerja ekonomi terkait ekspor dilakukan dengan menganalisa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menilai potensi wilayah dengan memperhatikan kinerja ekonomi, historis perkembangan ekspor dan kesesuaian perilaku ekspor berdasarkan komoditas yang diinginkan oleh Kementerian Perdagangan sebagai salah satu stakeholder LPEI. Kedua, analisa dilakukan dengan menganalisa portofolio perbankan untuk menilai provinsi mana yang memiliki daya tarik terhadap perbankan dan karakteristik kredit di provinsi tersebut. Ketiga, berdasarkan faktor-faktor aspek internal dan eksternal yang dianggap memberikan kontribusi terhadap kelayakan investasi, dilakukan penilaian (scoring) dengan pembobotan tersendiri untuk menentukan provinsi paling potensial pada setiap wilayah kerja Unit Kerja yang akan mensupervisinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ke 4 provinsi yang dinilai potensial berdasarkan data tahun 2015 adalah provinsi Riau, Jawa Barat, Bali dan Sulawesi Utara.

The objectives of this study is to support LPEI carrying out the establishment of 4 offices in Indonesia as stated in the LPEI work plan for fiscal year 2016 (RKAT). This research project is carried out by identifying the entire provinces of Indonesia which located under LPEI SME coverage area. The identification performed based on an analysis that focused on export-related economic performance, banking portofolio and the feasibility study for establishing an office in every province. Firstly, we analyzed the economic performance of export-related by analyzing secondary data which obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) and Otoritas Jasa Keuangan (OJK) to assess the most potential province by focused on its historical economic performances, export performances and the provisions regarding export commodities from Kementerian Perdagangan Republik Indonesia as one of the LPEI stakeholders. Secondly, the analysis is done by analyzing banking portfolios to assess which province has more attractiveness in banking perspectives and banking credit characteristic of every province. Lastly, based on internal and external factors as part of the investment feasibility analysis, we determine the most potential province for each work unit. The result showed that the most potential provinces in 2015 are Riau, West Java, Bali and North Celebes.

Kata Kunci : Ekspor, Analisa SWOT, Matriks Internal-Eksternal (IE), Perbankan, Pendirian Jaringan Kantor.

  1. S2-2017-358085-abstract.pdf  
  2. S2-2017-358085-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-358085-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-358085-title.pdf