Laporkan Masalah

PREVALENCE OF DATING VIOLENCE AND ITS RISK FACTORS AMONG FEMALE COLLEGE STUDENTS IN YOGYAKARTA

INDIRA LAKSMITHA Y, Edi Patmini Setya Siswanti ; Mohammad Hakimi

2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Sejak dua puluh tahun yang lalu, kekerasan dalam pacaran belum menjadi sorotan di dalam studi kekerasan dalam wanita. Data terkini dari WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa satu dari tiga perempuan di dunia beresiko untuk mengalami kekerasan, dimana kekerasan sendiri terdiri atas kekerasan psikologis, fisik dan seksual. Ada banyak factor risiko yang berkontribusi terhadap prevalensi kekerasan dalam pacaran, sehingga studi primer harus dilakukan. Objektif: Untuk mengetahui prevalensi beserta faktor risiko kekerasan dalam pacaran pada mahasiswi perempuan di Yogyakarta Metode: Desain studi ini adalah cross sectional dengan mengobservasi prevalensi kekerasan dalam pacaran terhadap mahasiswi perempuan dan menganalisis faktor risikonya. Pada studi ini didapatkan 184 responden yang terdiri dari mahasiswi S-1 perempuan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Dalam pengolahan data digunakan chi-square, odds ratio, dan binary logistic regression untuk mengetahui asosiasi antara faktor risiko dan prevalensi kekerasan dalam pacaran. Hasil: Dari 184 responden, prevalensi dari kekerasan fisik adalah 12% dan kekerasan seksual adalh 15.2%. Faktor risiko yang dinilai dalam studi ini adalah umur, tingkat beragama, lama berpacaran, gaji orang tua, status pernikahan orang tua, frekuensi mengonsumsi alcohol, dan riwayat berhubungan seksual. Faktor-faktor tersebut dihitung untuk dinilai kecenderungannya terjadi kekerasan dalam pacaran. Faktor risiko yang paling signifikan terhadap kekerasan fisik adalah lama berpacaran antara 6-24 bulan (OR = 0.116, 95%CI = 0.014 - 0.958) dan lama berpacaran lebih dari 24 bulan (OR = 0.623, 95% CI = 0.236 - 1.645). Disisi lain, tidak ada faktor risiko yang paling signifikan terhadap kekerasan dalam berpacaran. Kesimpulan: Prevalensi dari kekerasan dalam pacaran terhadap 184 mahasiswa perempuan tergolong cukup tinggi, yaitu 12% pada kekerasan fisik dan 15.2% kekerasan seksual. Faktor risiko yang paling signifikan terhadap kekerasan fisik xiv adalah lama berpacaran dan tidak ada faktor risiko yang signifikan pada kekerasan seksual

Background : Since two decades ago, dating violence had yet to be taken into account into study of women's victimization. The recent data from World Health Organization stated that during women's lifetime, one out of three women have the chance to experience any kind of violence, which in their classification; psychological, physical, and sexual violence. There are many factors that can be associated with the prevalence of dating violence which may differ to one study to another, therefore, such pilot study should be conducted. Objective : To know the prevalence and its associated risk factors of dating violence among female college students in Yogyakarta. Method : The research design for this study is cross sectional which observes the prevalence of dating violence among female college students and analyze its risk factors of its likelihood to develop dating violence. This study was using online survey to gain respondents. There were 184 respondents enrolled in the study from undergraduate program of Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. The data was analyzed using chi-square, odds ratio, and binary logistic regression to know the association between risk factors and dating violence prevalence. Results : Out of 184 respondents, the prevalence of physical violence and sexual violence was 12% and 15.2% respectively. Besides obtained the prevalence, the risk factors such as age, religiosity, length of relationship, parents' income, parents' marital status, alcohol consumption frequency, sexual intercourse experience, and forced intercourse experience were calculated the likelihood of developing dating violence. The risk factors that had a significant association towards physical violence were length of relationship between 6-24 months (OR = 0.116, 95%CI = 0.014 - 0.958), and length of relationship more than 24 months (OR = 0.623, 95% CI = 0.236 -1.645),. On the other hand, there weren't any risk factors which had significant association towards sexual violence. Conclusion : The prevalence of dating violence among 184 female college students were remained high, which was 12% and 15.2% respectively for physical and sexual violence. The risk factors which had strong association towards physical violence were length of relationship and none of risk factors had strong association towards sexual violence.

Kata Kunci : Dating violence, female college students, women's victimization, adolescence