Laporkan Masalah

Evaluasi Laporan Kasus Klinik Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Di Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

TAQWA PUTRA PAMUNGKAS DJAEN, dr. Rustamadji, M.Kes ; Dr. dr. Andreasta Meliala DPH, M.Kes, MAS

2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang : Kuliah Kerja Nyata (KKN) lahir dalam proses pembangunan yang pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari falsafah pendidikan yang merupakan salah satu perwujudan dari Tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Sudah selayaknya kegiatan KKN tersebut lebih kontekstual dengan mengubah paradigma pembangunan development menjadi paradigma pemberdayaan empowerment. Oleh karena itu, revitalitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) berubah menjadi Kuliah Kerja Nyata - pembelajaran pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM) Dimana hal ini dianggap sangat penting untuk dilakukan agar mampu meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa khususnya pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM, dengan melakukan evaluasi pogram kerja KKN-PPM, dimana penelitian fokus pada penegakan diagnosis dan terapi yang diberikan dengan tujuan untuk mengetahui kesesuain menejemen laporan kasus klinik program kegiatan KKN-PM dengan standar kompetensi. Hasil evaluasi diharapkan dapat memberikan informasi sejauh mana tujuan dari program kegiatan KKN-PPM terpenuhi. Tujuan : Mengevaluasi hasil laporan kasus klinik program kegiatan KKN-PPM mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran UGM angkatan 2009 tahun 2013 yang dilakuakn di Puskesmas Pengasih 1 Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan evaluasi terhadap laporan kasus klinik program kegiatan KKN-PM mahasiswa Strata satu Fakultas Kedokteran UGM angkatan 2009 tahun 2013 di Puskesmas Pengasih 1 Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil Penelitian : Hasil penelitian yang didapatkan dari evaluasi kasus laporan KKN-PPM, terdapat 51 laporan dengan 76 kasus dimana 39 kasus yang sesuai standar diagnosis dan 37 kasus yang tidak sesuai standar diagnosis. Sedangkan yang sesuai dengan standar terapi dari 76 kasus dimana terdapat 59 kasus yang sesuai standar terapi dan 17 kasus yang tidak sesuai dengan terapi. Kesimpulan: Kesalahan diagnosis banyak terjadi karena tidak melakukan pemeriksaan fisik sesuai dengan standar, Sedangkan kesalahan pada terapi banyak terjadi disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak sesuai indikasi dan beberapa kasus yang tidak dirujuk ke dokter spesialis.

Background: Kuliah Kerja Nyata (KKN) born in the development process which is essentially the implementation of educational philosophy is one manifestation of the three responsibilities of higher education, namely community service. It is appropriate that more contextualized learning activities by changing the development paradigm of development become the paradigm of empowerment empowerment. Therefore, revitalitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) transformed into Kuliah Kerja Nyata - pembelajaran pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM) Where it is considered very important to do in order to raise awareness and empathy in students, especially students of Faculty of Medicine UGM, by evaluating the work program KKN-PPM, where research is focused on the diagnosis and treatment given with the aim to determine the suitability clinical case reports of program management activities KKN-PM with competency standards. The evaluation results are expected to inform the extent to which the objectives of the program KKN-PPM activities. Object : Evaluating the results of clinical case reports KKN PPM program s1 students of medical faculty generation 2009 in 2013 were carried out at health centers Pengasih 1, District Pengasih, Kulon Progo Regency of Yogyakarta Special Region. Metode : The design of this study was descriptive analytic evaluation of clinical case reports KKN-PM program s1 students of medical faculty generation 2009 in 2013 were carried out at health centers Pengasih 1, District Pengasih, Kulon Progo Regency of Yogyakarta Special Region. Result : Research results obtained from the evaluation report cases of KKN-PM, there were 51 reports with 76 cases of which 39 cases were standardized diagnosis and 37 cases that do not fit the standard diagnosis. Meanwhile, according to the standard treatment of 76 cases where there were 59 cases according to the standard therapy and 17 cases that do not fit with therapy. Conclusion : Misdiagnosis occurred due to the failure tu due the physical examinations according to standard, while at therapy many errors occurred due to the use of antibiotic without following the advised indication, and there being a certain number of unreferred cases.

Kata Kunci : evaluasi, Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, KKN-PPM, laporan kasus klinik.

  1. S1-2017-298886-abstract.pdf  
  2. S1-2017-298886-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-298886-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-298886-title.pdf