PERSEPSI PERAWAT DAN IBU TENTANG KEBUTUHAN KELUARGA PADA NEONATUS DI RUANG PERAWATAN INTENSIF RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA
PAMULATSIH DWI OKTAVIANTI, Dr. Fitri Haryanti,S.Kp.,M.Kes.; Patricia Suti L.,S.Kep.Ns.,M.P.H
2016 | Tesis | S2 KeperawatanLatar Belakang: Keluarga merupakan pemberi perawatan yang utama pada anak baik ketika anak sehat maupun ketika anak dirawat di rumah sakit. Pada beberapa kondisi, neonatus harus dirawat di ruang perawatan intensif, hal ini akan memicu gejolak emosi, masalah keuangan, perubahan peran, terganggunya rutinitas sehari-hari dan lingkungan rumah sakit yang terasa asing bagi keluarga merupakan sumber kecemasan bagi keluarga. Memenuhi kebutuhan keluarga, akan membantu keluarga untuk menyesuaikan diri dan meningkatkan kepuasan terhadap pelayananan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan persepsi perawat dan ibu tentang kebutuhan keluarga yang bayinya dirawat di ruang perawatan intensif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitif dengan pendekatan deskriptif komparatif menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 33 perawat dan 34 ibu. Pengukuran persepsi tentang kebutuhan menggunakan instrumen Neonatal Intensive Care Unit Family Need Inventory (NICUFNI). Hasil: Perawat dan ibu mempersepsikan prioritas kebutuhan secara berbeda. Perawat memprioritaskan kategori kebutuhan dengan urutan kebutuhan kepastian, infomasi, kedekatan, kenyamanan dan dukungan. Sedangkan ibu memprioritaskan katogori kebutuhan dengan urutan kebutuhan kepastian, kedekatan, informasi, kenyamanan dan dukungan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi perawat dan persepsi ibu tentang kebutuhan keluarga (p=0.005). Pada kategori kebutuhan dukungan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.133), sedangkan pada kategori kebutuhan kepastian,kedekatan, informasi dan kenyamanan terdapat perbedaan yang signifikan. Secara umum, ibu mempersepsikan kebutuhan dengan skor yang lebih tinggi daripada perawat. Kesimpulan: Terdapat perbedaan persepsi perawat dan ibu tentang kebutuhan keluarga pada neonatus diruang perawatan intensif RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Background: Family is primary care giver in children both in healthy condition and in taking care in hospital. In several conditions, neonatus must be cared in intensive care that can impact to emotion, economic problem, change of role and daily activity. In addition, difference in hospital environment is source of anxiousness for family. Fulfilling family needs will help them to adapt dan rise of satisfaction in health care. Objective: The aim is to understand the difference of perseption among mothers and nurses about family needs having babies in intensive care. Method: It is an quantitative and descriptive comparative study using cross sectional design. The number of respondents is 33 nurses and 34 mothers. Need perception is measurd by instrument of Neonatal Intensive Care Unit Family Need Inventory (NICUFNI). Result: The nurse and the mother have different prioritizes in family needs. The nurse prioritize the family needs as assurance, information, proximity, comfort and support, mother prioritize the family needs as assuranace, proximity, information, comfort and support. There is significant difference among nurse and mothers perception about family need (p<0,05). The support need cathegory does not show significant difference (p>0,05). On the other hand, there is significantly different in the need of assurance, proximity, information and comfortability. Generally, mothers gives the family needs score higher than nurses. Conclusion: There are difference of nurse and mothers perception in family needs in Neonatal Intensif Care of Dr. Moewardi Hospital.
Kata Kunci : Kebutuhan keluarga, Perawatan Intensif, Neonatus, family need, intensive care, neonatus