Laporkan Masalah

PENGARUH ASIMETRI INFORMASI TERHADAP UNDERPRICING (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBIC OFFERING PERIODE 2011-2015 DI BURSA EFEK INDONESIA)

PINGKAN MAYOSI F, Eddy Junarsin, S.E., M.B.A., Ph.D.,

2017 | Tesis | S2 Manajemen

Underpricing merupakan suatu kondisi dimana harga penawaran lebih rendah dari harga pertama perdagangan di pasar sekunder. Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh asimetri informasi terhadap tingkat underpricing pada Penawaran Saham Perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2011-2015. Proksi yang digunakan untuk mengukur tingkat undepricing adalah Initial Return dan Market Adjusted Abnormal Return. Sedangkan proksi yang digunakan untuk megukur adanya asimteri informasi yaitu dengan menggunakan ukuran perusahaan, umur perusahaan, persentase penawaran saham, dan reputasi penjamin emisi . Penelitian ini menggunakan 84 perusahaan sebagai sampel dimana perusahaan tersebut mengalami underpricing pada saat IPO. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi penjamin emisi yang berpengaruh negatif terhadap tingkat undepricing pada tingkat sigifikansi 5%. Semakin tinggi reputasi yang dimiliki oleh penjamin emisi, maka semakin rendah tingkat underpricing. Sedangkan variabel lainya, seperti ukuran perusahaan, umur perusahaan, dan persentase penawaran saham tidak berpengaruh terhadap tingkat underpricing.

Underpricing is a condition when the offer price is lower than the price of the first trade in secondary market. This research investigates an effect of the asymmetric information against underpricing levels in Initial Public Offering at Indonesian Stock Exchange (IDX) during 2011 to 2015. Proxy are used to measure underpricing levels is Initial Return and Market Adjusted Abnormal Return. Meanwhile, some proxy are used to measure an asymmetric information is firm size, firm age, percentage of shares offered, and underwriter reputation. This research uses 84 companies as samples which they sustained underpricing in IPO. The data analysis is using multiple linear regression. The result shows that underwriter reputation has a significant effect to the underpricing levels with significant level 5%. A high underwriter reputation will produce a low level of underpricing. Meanwhile, firm size, firm age, and percentage of shares offered did not give significantly effect to the level of underpricing.

Kata Kunci : Keyword: Initial Public Offering, Underpricing, Initial Return, Market Adjusted Abnormal Return, firm age, firm size, percentage of shares offered, underwriter reputation.