PEMANFAATAN TEKNOLOGI FOTO UDARA FORMAT KECIL UNTUK KAJIAN PERENCANAAN JARINGAN SANITASI KOMUNAL KAWASAN PERKOTAAN (Kasus di Dusun Kepek 1, Kepek, Wonosari, Gunungkidul)
YUDHISTIRA TRI N, Dr. R. Suharyadi, M.Sc.
2016 | Tesis | S2 Penginderaan JauhPerencanaan sistem sanitasi membutuhkan berbagai kajian, salah satunya adalah kajian kebutuhan sanitasi dan perencanaan jaringan sanitasi komunal. Keduanya membutuhkan data spasial yang detil, dimana penginderaan jauh sistem fotografi melalui foto udara format kecil berpeluang untuk memenuhi kebutuhan data terkait secara efisien dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan foto udara format kecil untuk memenuhi kebutuhan data kajian sanitasi perkotaan, dan dilanjutkan dengan perencanaan jaringan sanitasi komunal berbasis data spasial. Akuisisi data FUFK menggunakan wahana UAV fixed wing dimulai dengan perencanaan jalur terbang dan integrasi alat untuk menghasilkan Orthophoto dan DSM. Data Orthophoto digunakan untuk pembuatan peta jumlah penduduk, peta bangunan dan peta penggunaan lahan untuk mengestimasi volume limbah, dimana perhitungan volume limbah yang terakumulasi pada tiap blok area layanan digunakan untuk mendesain ukuran pipa beserta batas kemiringanya untuk mendapatkan kecepatan aliran yang cukup untuk mengalirkan kotoran dengan grafitasi namun tetap aman dan tidak merusak pipa. Penggambaran jaringan pipa dilakukan dengan DTM turunan dari DSM dan diupayakan mencakup area layanan yang luas dengan mempertimbangkan lokasi bangunan dan kemiringan lerengnya. Orthophoto dan DSM hasil foto udara memiliki akurasi horizontal 0,256 (CE90) dan akurasi vertikal 0,6516 (LE90), skala / aras interpretabilitas level 6 (NIIRS), dan akurasi 94,7 % untuk pengukuran (hasil uji presisi) sehingga dapat memenuhi kebutuhan data terkait perencanaan sanitasi komunal diantaranya adalah data jumlah penduduk, persil bangunan, penggunaan lahan dan data ketinggian. Akurasi untuk peta penggunaan lahan, persil bangunan dan jumlah penduduk mendekati sensus karena pada proses pembuatanya menggunakan metode partisipatif. Evaluasi kebutuhan sanitasi pada area kajian menghasilkan rekomendasi 9 dari 21 blok permukiman layak untuk menerapkan sistem sanitasi komunal. Adapun evaluasi yang dilakukan pada jaringan pipa eksisting menunjukan bahwa diameter pipa mampu untuk menampung volume limbah baru setelah penambahan jaringan pipa. Jaringan pipa yang didesain pada daerah penelitian memiliki beberapa ruas dengan kemiringan yang melebihi standar akibat kemiringan lereng medanya.
Sanitation system planning requires various studies, one of them is the study about a necessity of sanitation and communal sanitation network planning. Both of them need a detail spatial data, which small format aerial photography (SFAP) can be possible to provide the data efficiently and quickly. The aims of this study are to assess the ability of SFAP to complete the data of urban sanitation studies and to continue with communal sanitary network planning based on spatial data. SFAP data acquisition using a fixed wing UAV starts with flight plan paths and integration tools to produce the orthophoto and DSM. Orthopohoto is used for creating population maps, a building map and a land use map to estimate human waste volume, which the calculation volume of waste that accumulates in each block area of service is used to design the size of the pipe along the slope boundary to get the flow rate sufficient to drain the dirt with gravity but still safe and not damage the pipeline. The representation of pipelines is done with DTM that derivatives from DSM and attempted cover a broad service area by considering the location of the building and the slope. Orthopotho and Digital Surface Model (DSM) are resulted from aerial photography have horizontal accuracy at 0.256 (CE90) and vertical accuracy at 0.6516 (LE90), scale/ aras interpretability in the 6th level, and accuracy at 94.7% for measuring (precision accuracy assessment). Based on the result, the data can be used for communal sanitation planning like to provide total population, building, land use and elevation data. The accuracy for land use map, building map and total population map are approximated to census data. Because the processes for making the maps using participation method. The results from evaluation of sanitation needs in this study area is a recommendation 9 of 21 blocs of settlements that eligible to apply communal sanitation systems. The evaluation was conducted in existing pipelines indicate that the diameter of the pipe is able to accommodate the volume of new waste after the addition of pipelines. The pipelines that have been designed in the study area has several sections with a slope that exceeds the standards due to the terrain slope.
Kata Kunci : data penginderaan jauh, small format aerial photography, perencanaan jaringan pipa sanitasi komunal.