Laporkan Masalah

INTEGRASI PASAR MODAL INDONESIA DENGAN PASAR MODAL GLOBAL

FRANKY MANGIHUT TUA, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Manajemen

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat integrasi pasar modal Indonesia dengan pasar modal global yang terdiri dari bursa regional ASEAN (Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam) dan bursa global yang diproksi oleh pasar modal Jepang, Amerika dan Eropa dari waktu ke waktu. Liberalisasi dan kesepakatan kerja sama telah mendorong berbagai aktivitas di belahan dunia menjadi semakin terkait tidak terkecuali pasar modal Indonesia. Dengan semakin terintegrasinya pasar modal yang satu dengan lainnya semakin mempertanyakan manfaat diversifikasi internasional. Data indeks bulanan untuk masing-masing negara digunakan dari tahun 2006 - 2015 yang dibagi ke dalam 2 periode untuk melihat integrasi yang terjadi dengan menggunakan uji Granger Causality. Uji manfaat diversifikasi dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia hanya terintegrasi dengan pasar modal Filipina pada periode 1 dan terintegrasi dengan pasar modal Jepang pada periode 2, sehingga dapat dikatakan bahwa pasar modal indonesia tidak semakin terintegrasi dengan pasar modal global. Uji manfaat diversifikasi menunjukkan bahwa manfaat diversifikasi internasional yang diperoleh dari pengurangan risiko semakin kecil pada periode satu maupun dua.

ABSTRACT The aim of this study is to empirically examine market integration among Indonesian stock market and other global stock markets consisting of ASEAN regional markets (Singapore, Malaysia, Thailand, Philippine, and Vietnam) and global markets (Japan, US, and Europe Market) from time to time. Liberalisation and trade agreement has become the major determinant to contribute financial market integration. The more integrated the markets, the benefit of international diversification could be more questioned. Monthly market indices for each stock market are used from year 2006 - 2015 which were divided into 2 periods in aim to see the difference of market integration degree from two different time using Granger Causality Test. The benefit of international diversification is examined using Paired Sample T-Test. The result of Granger Causality Test shows that Indonesian capital market are just integrated with Philippine stock market at period one and Japan at period two, so it can be concluded that Indonesian stock market are less integrated with global stock markets. The test for diversification benefit shows that the benefit of international diversification through reducing risks becomes less at the both period.

Kata Kunci : Integrasi pasar modal, Granger Causality, manfaat diversifikasi, Paired Sample T-Test, ASEAN.