Laporkan Masalah

ANALISIS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT DALAM PERBANKAN SERTA UPAYA PENCEGAHAN KREDIT BERMASALAH MELALUI PENERAPAN 5C DI PT BANK KEB HANA INDONESIA

YURIKA RATNA EKAWATI, Dr. Drs. Paripurna Sugarda, S.H., M.Hum., LL.M

2017 | Tesis | S2 Hukum

Penulis ingin mengkaji lebih dalam tentang pelaksanaan prosedur pemberian kredit melalui penerapan 5C di PT Bank KEB Hana Indonesia. Pemilihan PT Bank KEB Hana Indonesia sebagai tempat penelitian adalah untuk mengetahui apakah prosedur serta keputusan pemberian kredit yang diberikan telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian untuk meminimalisir timbulnya kredit bermasalah serta masih dalam batas risiko yang diperkenankan oleh Bank. Adapun alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yaitu dengan mempelajari praktek perilaku sehari-hari yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan pengikatan kredit dan jaminan sebelum dilakukannya proses pencairan kredit kepada calon debitur. Hasil dari penelitian ini adalah diperlukan suatu keputusan komite kredit yang memenuhi tata cara dan pesyaratan pengambilan keputusan yang berlaku. Keputusan terhadap penyimpangan persyaratan pada prinsipnya tidak diperkenankan, namun dimungkinkan apabila disertai alasan yang kuat. Semua bentuk penyimpangan kebijakan harus mendapatkan persetujuan secara tertulis dari pejabat anggota komite kredit yang mempunyai kewenangan. Dengan adanya persetujuan tersebut, setiap pemberian kredit selalu menuntut pertanggung jawaban dari pejabat kredit yang memutus baik secara jabatan maupun pribadi, sehingga keputusan kredit yang menyimpang dapat diminimalkan sejauh mungkin.

The author would like to examine more about the implementation of procedures for credit giving through the application of 5C at PT Bank KEB Hana Indonesia. The selection of PT Bank KEB Hana Indonesia as a research object is to determine whether the procedures and decision making related with credit has aligned with the basic principle of credit, to minimize the incidence of non-performing loans as well as under the limits permitted by the Bank's risk. The data collection tool used in this case study is to learn the practice of everyday behaviors conducted by the author in binding credit and collateral, related to the disbursement of credit to debtor. Results from this study is the need of a credit committee decisions that fulfill the procedures and the requirements applicable on decision making. The decision to deviations requirement in principle not allowed, but it is possible if accompanied by strong reasons. All deviations policies must obtain prior consent from official member of the credit committee who has the authority. With such consent, each loan is always demanding accountability from loan officers who decide whether office or personal, so deviating credit decisions can be minimized as far as possible.

Kata Kunci : Procedure of Credit, Banking Credit, Credit Analysis

  1. S2-2017-310915-abstract.pdf  
  2. S2-2017-310915-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-310915-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-310915-title.pdf