KONGRUENSI ANTARA TUJUAN BELAJAR DENGAN SKENARIO TUTORIAL PADA KURIKULUM PBL : STUDI KASUS PADA SATU FAKULTAS KEDOKTERAN DI INDONESIA
RISTA SURYANINGSIH, dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D.; dr. Titi Savitri P., MA,M.MedEd, Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan KedokteranLatar Belakang : Pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan usia angka harapan hidup menyebabkan peningkatan angka kejadian penyakit kronik. Pertambahan penyakit kronik ini menimbulkan permasalahan kesehatan tersendiri terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan lini pertama. Tenaga kesehatan dalam hal ini dokter umum dituntut meningkatkan kemampuannya dalam penanganan penyakit kronik. Kontent penyakit akut ditemukan lebih banyak daripada kontent penyakit kronik pada materi pembelajaran. Tujuan : Penelitian ini untuk menganalisa frekuensi materi penyakit akut dan penyakit kronik pada tujuan belajar dan skenario tutorial serta kongruensi kontent penyakit akut dan penyakit kronik pada tujuan belajar dan skenario tutorial PBL pada satu fakultas kedokteran terakreditasi A. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan discourse analysis. Subjek pada penelitian ini adalah buku modul pembelajaran mahasiswa dan buku tutor. Penelitian ini akan menganalisa kesesuaian dari skenario dan tujuan belajar. Ada tiga koder yang akan menganalisis keseluruhan subjek penelitian. Hasil : Pada penelitian ini ditemukan kontent tujuan belajar lebih banyak membahas dasar-dasar ilmu kedokteran sebesar 66,26% dari 163 tujuan belajar. Kontent penyakit kronik pada tujuan belajar lebih sedikit dari konten penyakit akut yaitu hanya sebesar 14,72%.. Pada skenario tutorial, kontent penyakit akut didapatkan 57,78% dan kontent penyakit kronik sebesar 42,22%. Ditemukan juga kongruensi yang cukup besar antara tujuan belajar dan skenario tutorial yang diberikan yaitu sebesar 56,52%. Kesimpulan : perlunya peningkatan kontent materi penyakit kronik dalam materi pembelajaran terutama dalam tujuan pembelajaran mahasiswa sehingga pembelajaran yang diberikan akan sesuai antara tujuan belajar dan skenario yang diberikan.
Background : Population growth and the increase in life expectancy age causes an increase in the incidence of chronic diseases. Increasing this chronic disease causing health problems of its own, especially in the first-line health-care facilities. The health worker in this case of general practitioners are required to improve its ability in the treatment of chronic diseases. Contains an acute disease was found more than a chronic disease in the learning materials. Objective : This study was to analyze the frequency of content acute and chronic diseases in the learning objectives and scenarios tutorials and also congruence of content acute and chronic diseases in the learning objectives and scenarios PBL tutorial on the medical faculty accredited A. Methods : This study uses qualitative research methods with discourse analysis. Subjects in this study is the book learning modules for students and tutor books. This study will analyze the suitability of scenarios and learning objectives. There are three coders who will analyze the whole subject of research. Results : This study found contains learning objectives more discusses the basics of medical science by 66.26% from 163 learning objectives. Contains chronic disease on study goals fewer than the content of acute disease is only equal to 14.72% .. In the tutorial scenario, contains 57.78% obtained acute illness and chronic disease contains at 42.22%. It was also found large enough congruence between the objectives of learning and tutorial scenarios given in the amount of 56.52%. Conclusion : The need for an increase in chronic diseases in the material contains learning materials, especially in the learning objectives of students so that learning would be appropriate given the learning objectives and a given scenario.
Kata Kunci : penyakit kronik, tujuan belajar, skenario tutorial, chronic disease, learning objectives, tutorial scenario.