Laporkan Masalah

PENGARUH KEPRIBADIAN PEMBELAJAR ASING TERHADAP PENGGUNAAN STRATEGI KOMUNIKASI (Studi Kasus Pembelajar Asing Program Kerja Sama Negara Berkembang di INCULS Universitas Gadjah Mada)

VITA NOVIAN RONDANG, Dr. Suhandano, M.A.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Pada awal proses pembelajaran, bagi pembelajar asing yang belum mengenal bahasa Indonesia akan mengalami kesulitan dalam proses komunikasi. Kesulitan tersebut, pada umumnya, disebabkan oleh minimnya kosakata yang dikuasai dan aturan tata bahasa yang berbeda dengan bahasa pertama atau bahasa asing lain yang telah dikuasai oleh pembelajar asing. Namun, pembelajar asing mempunyai strategi untuk mengatasi kesulitan tersebut, yaitu dengan menggunakan strategi komunikasi. Strategi komunikasi adalah suatu kompetensi yang dimiliki oleh pembelajar asing untuk mengatasi gangguan yang muncul dalam komunikasi karena ketidakmampuannya atau kurangnya penguasaan terhadap bahasa sasaran. Penggunaan strategi komunikasi dipengaruhi berbagai faktor, salah duanya adalah faktor kepribadian dan faktor situasi belajar. Faktor inilah yang menjadi fokus dalam penelitian ini, khususnya mengkaji tentang pengaruh faktor kepribadian ekstrover-introver dan situasi belajar formal-informal dalam penggunaan strategi komunikasi pembelajar asing program KNB tahun 2015 di INCULS UGM. Objek dalam penelitian ini adalah tuturan dari subjek penelitian, yaitu pembelajar asing program KNB yang berasal Tanzania, Thailand, Ethiopia, Gambia, Sudan, Kamboja, Burundi, Uganda, dan Madagaskar yang mengandung strategi komunikasi. Dengan metode simak, teknik rekam, dan teknik catat, data dikumpulkan yang selanjutnya dianalisis bentuk strategi komunikasi yang digunakan yang selanjutnya dihitung frekuensinya. Frekuensi penggunaan strategi komunikasi ini selanjutnya dianalisis dengan teknik statistika chi-square untuk menyimpulkan adanya pengaruh faktor kepribadian ekstrover-introver dan situasi belajar formal-informal terhadap penggunaan strategi pembelajar asing. Berdasarkan hasil analisis, faktor kepribadian ekstrover dan introver memengaruhi secara signifikan dalam penggunaan strategi meminta bantuan lawan bicara (appeal for assistance). Pembelajar asing yang berkepribadian ekstrover akan menggunakan lebih banyak strategi ini daripada pembelajar asing yang berkepribadian introver. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan karakter pribadi ekstrover yang suka bersosialisasi, aktif, dan tidak malu berbicara di depan umum sehingga ketika mengalami kesulitan dalam menyampaikan pesan yang dimaksud, pembicara asing tidak ragu untuk bertanya pada lawan bicara. Selanjutnya, faktor situasi belajar memengaruhi secara signifikan dalam penggunaan strategi alih bahasa (language switch) dan penegasan silabe. Pembelajar asing akan lebih banyak menggunakan strategi alih bahasa dalam situasi belajar informal. Hal ini bisa terjadi karena suasana percakapan di luar kelas dengan metode berbicara santai tentang beragam topik lebih membuat pembelajar asing tidak terbebani dengan tuntutan harus menggunakan bahasa Indonesia. Sebaliknya, pembelajar asing akan lebih banyak menggunakan strategi penegasan silabe ketika dalam situasi belajar formal dibandingkan situasi belajar informal. Hal ini bisa terjadi karena adanya tuntutan dari guru agar pembelajar asing selalu berbahasa Indonesia dengan benar.

In the beginning of a learning process, foreign learners that have not known about Indonesian language will find it difficult in a communication process. This difficulty generally is caused by the lack of vocabularies that they comprehend and different grammars from the first language or other foreign languages that have been mastered by the foreign learners. However, the foreign learners have their own strategies to solve this difficulty by using communication strategies. Communication strategies are a competence that foreign learners have to solve the distractions that turn up in a communication because of their inability or the lack to master the target language. The use of communication strategies is affected by various factors, and two of them are personality factors and study situational factors. Therefore, this research focuses on these factors, especially to examine the extrovert-introvert personality and formal-informal study situation to use the communication strategies of foreign learners in KNB program in 2015 at INCULS UGM. The object of this study is the utterances from the research subjects, the foreign learners of KNB program that come from Tanzania, Thailand, Ethiopia, Gambia, Sudan, Cambodia, Burundi, Uganda, and Madagascar that contain communication strategies. With the scrutiny method, recording techniques, and technical note techniques, data were collected and analyzed to find out the communication strategies used and to count the frequency. The frequency of the use of communication then is analyzed with chi-square statistic test to conclude whether any influences on extrovert-introvert personality factors and formal-informal study situation toward the use of strategies by foreign learners. Based on the findings, extrovert and introvert personality factor has a significant role in forming assistance-requiring-strategy toward interlocutors. The strategy is employed more by foreign learners with extrovert personality since they actively socialized and confidently talked in front of the class, thus, they do not find any difficulties to ask the interlocutors if met with problem in uttering words. Further, learning environment factor contributes to the language-switching and emphasized-syllable strategy. Language-switching strategy is applied more in informal learning setting. The setting enables the learners to speak variety of topics freely without being burdened by the obligation to speak Bahasa Indonesia. In the other hand, learners use the emphasized-syllable strategy more in formal setting due to teachers requirement to continuously use Bahasa Indonesia appropriately.

Kata Kunci : strategi komunikasi, kepribadian ekstrover-introver, situasi belajar formal-informal/communication strategies, extrovert-introvert personality, formal-informal study situation

  1. S2-2017-370866-abstract.pdf  
  2. S2-2017-370866-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-370866-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-370866-title.pdf