Laporkan Masalah

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KETAATAN PENGOBATAN DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA PASCA RAWAT INAP

ETI SETIATI, Prof. Sri Suryawati, Apt.; Dr. Dra. Sumarni DW, M.Kes.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat dengan tingkat mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan penyakit lain. Skizofrenia merupakan gangguan mental yang bersifat lebih kronis dan melelahkan dibandingkan gangguan mental lainnya. Salah satu gejala yang dicirikan skizofrenia adalah suatu siklus kekambuhan. Kekambuhan disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah dukungan sosial dan ketaatan pengobatan. Kabupaten Purworejo merupakan kabupaten dengan prevalensi cukup tinggi yaitu 3,4. Skizofrenia menjadi sepuluh besar penyakit di RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan ketaatan pengobatan dengan kekambuhan pasien skizofrenia pasca inap di RS Dr.Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo. Metode : Studi cross sectional ini dilakukan pada bulan November-Desember 2016 di RSUD Dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo. Subyek penelitian adalah pasien skizofrenia yang memenuhi kriteria inklusi dan esklusi. Berdasarkan perhitungan besar sampel diperoleh 126 responden. Analisis secara bivariat dan multivariat menggunakan uji chi square dan poisson regression Hasil : Kekambuhan pasien skizofrenia berhubungan jumlah dukungan informasi (p=0,017; PR= 1,71 CI=1,100-2,677), kepuasan dukungan instrumental (p=0,022; PR=1,30; CI=1,038-1,617), dan ketaatan pengobatan (p=0,013; PR=1,34; CI=1,064-1,692), umur (p=0,013; PR=0,72; CI=0,561-0,935), pendidikan (p=0,045 PR=1,25; CI=1,005-1,565). Jumlah dukungan emosional, jumlah dukungan instrumental, kepuasan dukungan emosional, kepuasan dukungan informasi, status ekonomi, status perkawinan, jenis kelamin tidak berhubungan dengan kekambuhan skizofrenia pasca rawat inap. Kesimpulan : Dukungan sosial (jumlah dukungan informasi dan kepuasan dukungan informasi), ketaatan pengobatan, umur dan pendidikan berhubungan dengan kekambuhan skizofrenia. Diharapkan bagi petugas kesehatan memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pentingnya pengobatan dan dukungan sosial untuk mengurangi atau mencegah kekambuhan. Keluarga pasien diharapkan meningkatkan pemantauan terhadap ketaatan pengobatan pasien skizofrenia untuk memastikan obat antipsikotik benar-benar diminum untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

Background : Schizophrenia is a severe mental disorder with higher mortality rate to other illness. Schizophrenia is more chronic and more wearisome compared to mental disorders. One of the symptoms characterized schizophreniais in a relapse cycle. The relapse is caused by many factors, one of them were social supports and adherence to medical treatment. This research aimed to identify the relationship between social supports and adherence to medical treatment with relapse in post-hospitalized schizophrenia patients. Methods: This cross-sectional study was conducted on November-December 2016 at Dr. Tjitrowardojo Purworejo Hospital. Subjects were patients with schizophrenia who were the inclusion criteria and exclusion. The sample size in this study 126 respondents. This study used consecutive sampling. Data was analyzed by chi-square test and poisson regression. Results : Relapse in schizophrenia patients related to information support (p = .017; PR = 1.71 CI = 1.100-1.677), instrumental support satisfaction (p = .022; PR = 1.30; CI = 1.038-1.617), adherence to medical tretment (p = .013; PR = 1.34; CI = 1.064-1.692), age (p = .013; PR = 0.72; CI =0.561-0.935), education (p = .045 PR = 1.25; CI = 1.005- 1.565). Emotional support, instrumental support, emotional support satisfaction, information support satisfaction, economic status, marital status, sex were not associated with relapse in post-hospitalization schizophrenia patients. Conclusion : It is expected for health workers to provide education to community on relapse impact. As well as the importance of social supports and adherence to medical reatment to reduce or prevent relapse. Patient family is expected to increase monitoring towards schizophrenia patient aherence medical treatment to ensure the antipsychotic medicine is consumed. Family and community environment are able to provide care towards schizophrenia to prevent the relapse.

Kata Kunci : Dukungan sosial, Ketaatan, Kekambuhan, Skizofrenia, Social support, adherence, relapse, schizophrenia

  1. S2-2017-370818-abstract.pdf  
  2. S2-2017-370818-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-370818-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-370818-title.pdf