Laporkan Masalah

Kajian Dampak Reklamasi Pantai terhadap Ekosistem Mangrove dan Keterkaitannya dengan Tipologi Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Pesisir Selatan Kabupaten Sampang

PUTRI SARIHATI, 1) Prof. Dr. Rer. Nat. Muh Aris Marfai, M.Sc; 2)Dr. Rer. Nat. Djati Mardiatno, M.Si

2017 | Tesis | S2 Geografi

Penelitian dilaksanakan di pesisir selatan Kabupaten Sampang. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi tipe pengelolaan ekosistem mangrove, (2) membandingkan kesesuaian tipologi pengelolaan mangrove dengan praktik pelaksanaan pengelolaan ekosistem mangrove, (3) menganalisis dampak reklamasi pantai terhadap kerusakan ekosistem mangrove, dan (4) mengidentifikasi tipologi pengelolaan mangrove yang ideal dengan status kerusakan, kondisi daya dukung, dan praktik pelaksanaan tipologi pengelolaan mangrove. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif, objek kajian berupa faktor fisik dan faktor sosial. Faktor fisik berupa lingkungan bentik-akuatik perairan serta status kerusakan mangrove. Pengambilan sampel fisik menggunkan metode Transek Garis pada stasiun pengambilan sampel yang ditentukan berdasarkan analisis perubahan garis pantai bermangrove yang terdampak reklamasi menggunakan data temporal Citra Landsat TM (1989, 1996) dan LANSAT ETM+ (2003, 2016). Pengumpulan data faktor sosial melalui wawancara secara purposive sampling. Identifikasi tipologi pengelolaan yang ideal terhadap ekosistem mangrove didapatkan berdasarkan analisis tipe, kesesuaian pengelolan dan tingkat kerusakan ekosistem mangrove. Berdasarkan tipe pengelolaannya, ekosistem mangrove di pesisir selatan Kabupaten Sampang dibagi menjadi 2 tipe: (1) ekosistem mangrove sebagai sabuk hijau tambak; (2) ekosistem mangrove sebagai zona rehabilitasi kawasan perlindungan setempat. Berdasarkan kesesuaian praktik pengelolaanya tipe pengelolaan ekosistem mangrove sebagai sabuk hijau tambak pengelolaannya lebih sesuai dibandingkan pengeloalan pada zona rehabilitasi kawasan perlindungan setempat. Hasil pengukuran tingkat kerusakan menunjukkan sebagian besar spesies mangrove mengalami kerusakan kecuali spesies Soneratia alba. Program rehabilitasi mangrove tidak maksimal karena rendahnya kualitas lingkungan bentik -akuatik perairan serta tidak ada upaya pemeliharaan maupun pencegahan faktor perusak. Pengelolaan ekosistem mangrove yang ideal digolongkan menjadi 3 zonasi pengelolaan yaitu; zona konservasi, rehabilitasi, dan zona prioritas restorasi ekosistem mangrove. Kata kunci: Dampak reklamasi pantai, kerusakan ekosistem mangrove, Tipe pengelolaan, praktik pelaksanaan pengelolaan, tipologi pengelolaan ekosistem mangrove ideal

The research conducted at the south coast Kabupaten Sampang. The purpose of this study is to (1) identify the type of mangrove ecosystems management, (2) comparing the suitability of the mangrove management practices typology in managing the mangrove ecosystem (3) analyzing the reclamation impact to mangrove ecosystems damage, and (4) identify ideal of mangrove management within the damage status, carrying capacity condition, and the implementation of mangrove management typology. The research trait is descriptive qualitative research, the object of the study is physical and social factors. Physical factors such as benthic and aquatic environment and the status of mangrove destruction. Physical sampling using the line transect method at sampling stations which are determined based on the shoreline changes analysis affected by reclamation using temporal data Landsat TM (1989, 1996) and Landsat ETM + (2003, 2016). Social factors data collection through interviews by purposive sampling. The identification of typology management of the mangrove ecosystem is obtained the type, conformity of the management and the level of damage to mangrove ecosystems analysis. Based on the type of management, mangrove ecosystem in the southern coastal Kabupaten Sampang divided into two types: (1) the mangrove ecosystem as a greenbelt pond; (2) the mangrove ecosystem as a rehabilitation zone of local protected areas. Based its suitability, mangrove ecosystem management types as greenbelt pond management is more convenient than the management of rehabilitation local protected areas. The majority of mangrove species suffered except Soneratia Alba species. Mangrove rehabilitation program was not optimal because the poor quality of aquatic- benthic environment and zero effort on maintenance and prevention of destructive factors. The ideal mangrove ecosystem management is classified into three zones, management which is; conservation, rehabilitation, and restoration priority zones of mangrove ecosystems. Keywords: Impact of coastal reclamation, mangrove ecosystem damage, type of management, the implementation of management practices, ideal typology of mangrove ecosystem management

Kata Kunci : Dampak reklamasi pantai, kerusakan ekosistem mangrove, Tipe pengelolaan, praktik pelaksanaan pengelolaan, tipologi pengelolaan ekosistem mangrove ideal

  1. S2-2017-372618-abstract.pdf  
  2. S2-2017-372618-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-372618-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-372618-title.pdf