Analisis Otentisitas Akta Menurut KUHPerdata dan Undang-Undang Jabatan Notaris Terhadap Akta Keterangan Hak Mewaris Yang Dibuat Oleh Notaris Di Yogyakarta
RAFINDHA NOURAINI, Ninik Darmini, S.H., M.Hum.
2017 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis lebih dalam mengenai Akta Keterangan Hak Mewaris yang dibuat oleh notaris di Yogyakarta apakah sudah memenuhi unsur-unsur akta otentik sebagaimana diatur oleh Pasal 1868 KUHPerdata dan Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Jabatan Notaris sehingga mempunyai kekuatan pembuktian sempurna sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1870 dan 1871 KUHPerdata. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan historis (historical approach) dan pendekatan konseptual(conceptual approach).Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris, yaitu penelitian yang difokuskan pada perilaku/kejadian masyarakat hukum dan didasarkan pada data primer sebagai data utama disamping data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat deskriptif karena penelitian ini menggambarkan suatu keadaan nyata yang kemudian dideskripsikan dengan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah. Berdasarkan hasil penelitian, keterangan hak mewaris yang dibuat oleh notaris di Yogyakarta adalah bukan bentuk yang sebagaimana diatur dalam undang-undang jabatan notaris. Keterangan hak waris untuk Warga Negara keturunan Tionghoa yang dibuat oleh Notaris di Yogyakarta masih beragam bentuknya yaitu ada yang berbentuk akta, ada pula yang berbentuk surat. Perbandingan diantara keduanya adalah 50:50. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya aturan baku mengenai bagaimana harus membuat keterangan hak waris, serta tidak lengkapnya pengaturan mengenai instansi mana yang memang diberi wewenang untuk membuat keterangan hak waris. Kata Kunci : Keterangan Hak Waris, Warga Negara Tionghoa
This research aims to know, review and analyze deeper whether Deeds of Inheritance Rights issued by notaries in Yogyakarta have fulfilled the elements of authentic deed as stipulated in the Civil Code Article 1868 and Notary Law Article 1 Number 7 so the deed has perfect verification power as stipulated in the Civil Code Article 1870 and 1871. The approaches used in this research are statute approach, historical approach and conceptual approach. The type of the research is empirical normative law study; a research that is focused on the behaviors of legal community or legal events and uses primary data as the main data aside from the secondary data. This research is a descriptive law study as this research depicts a real situation, later is described using a number of variables related to the issue. According to the findings, the deeds of inheritance rights issued by the notaries in Yogyakarta do not have form as stipulated in the notary law. Deeds of inheritance rights for Chinese citizens issued by the notaries in Yogyakarta still have various forms, such as deed and certificate. The comparative figure between deed and certificate is 50:50. Such inconsistency happens because there is no standard regulation on how to issue a deed of inheritance rights, and the regulation on which instances have the authority to issue the deed is not complete. Keywords: Deed of Inheritance Rights, Chinese Citizens
Kata Kunci : Keterangan Hak Waris, Warga Negara Tionghoa