Laporkan Masalah

EVALUASI KINERJA KKIP DALAM KERJASAMA INDONESIA-KOREA SELATAN PADA PEMBANGUNAN KAPAL SELAM UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN ALUTSISTA TNI AL

TUNGGUL PRASETYO, rof. Dr. Armaidy Armawi, M.Si ;Dr. Dafri Agussalim, MA

2017 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisis pelaksanaan kerjasama yang dilaksanakan Indonesia-Korea Selatan dalam Pembangunan Kapal Selam dan mengevaluasi kerjasama Indonesia Korea selatan dalam pembangunan kapal selam terhadap ketahanan alutsista TNI AL. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi, kepustakaan, serta studi dokumentasi internet. Prosedur teknik analisis data dalam penelitian ini, yaitu 1) reduksi data, 2) display data, 3) mengambil kesimpulan. Objek dalam penelitian ini yaitu para pihak yang terlibat dalam kerjasama Indonesia Korea selatan dalam pembangunan kapal selam, khususnya para pejabat tim pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan kerjasama Indonesia Korea selatan dalam pembangunan kapal selam masih memiliki kekurangan berupa kekuatan tawar menawar pemerintahan Indonesia, khususnya KKIP maupun Industri Pertahanan yang terlibat dalam program kerjasama ini. Hal ini ditunjukkan dengan terlaksananya proses alih teknologi yang masih kurang dari angka 85% sebagai salah satu dasar bagi percepatan revitalisasi industri pertahanan dalam mencapai ketahanan alutsista.

This study is aimed to know and analyze the implementation of the cooperation implemented between Indonesia and South Korea in the construction of submarines and evaluate cooperation between Indonesia and South Korea in the construction of submarines to the Navy defense equipment durability. The method which has been used by the researcher in this study is a qualitative descriptive method. To collect the data, the researcher uses some techniques consist of in-depth interviews, observation, library, documentation and also to browse from the internet. The objects of the research are the parties involved in the construction of submarines in the frame of the cooperation of between Indonesia South Korea, especially the executive team official of Defence Industry Policy Committee (KKIP). The results showed that in the implementation of cooperation Indonesia South Korea in the construction of the submarine still lacks of the strength on its bargaining Indonesian government, especially for the KKIP and Defense industry to involving in the program. This is indicated by the presence of the technology transfer process is still below of 85 % as a basis for accelerating the revitalization of the defense industry in achieving the resilience of defense equipment.

Kata Kunci : Evaluation, International Cooperation, Main Weapon Equipments Resilience