Laporkan Masalah

Syair Kampung Gelam Terbakar karya Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi: Analisis Penokohan dan Poskolonial

RISTI KHAIRUN NISA, Rakhmat Soleh, S.S, M.Hum

2017 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA

Penelitian ini membahas teks Syair Kampung Gelam Terbakar (selanjutnya disingkat SKGT) yang menjadi salah satu bagian penting dari kesusatraan Melayu Klasik. SKGT ditulis oleh Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi yang telah banyak menyumbangkan karyanya dalam khazanah sastra Melayu. Syair ini menceritakan tentang kebakaran dahsyat yang terjadi di Kampung Gelam pada tahun 1874. Kebakaran tersebut terjadi pada saat kolonial Inggris menduduki Siangapura. Dalam penelitian ini penulis tidak mentransliterasikan teks SKGT dan bertumpu kepada teks yang telah ditransliterasi oleh Amien Sweeney. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tokoh-tokoh yang terlibat dalam kebakaran tersebut. Kemudian dapat ditemukan karakter tokoh bangsa Eropa dan non-Eropa. Berdasarkan pada kesimpulan yang diperoleh dari penggambaran karakter tokoh tersebut ditemukan pandangan Abdullah. Hasil penelitian membuktikan bahwa bangsa Eropa memiliki sifat yang berhati mulia, cerdas dan kuat, pemimpin yang baik, dan bertanggung jawab. Berbeda dengan bangsa non-Eropa yang memiliki sifat pemalas, tidak beradab, mementingkan dirinya sendiri dan bodoh. Sifat-sifat yang ditemukan tersebut merupakan hasil pandangan Abdullah dalam SKGT terhadap bangsa Eropa dan non-Eropa pada saat kejadian.

This research tell about text of Poem of Kampung Gelam Terbakar which becomes one of most important of Literature Classic Melayu. SKGT written by Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi who wrote many creation in Literature Melayu. This poem tell about big fire in Kampung Gelam on 1874. The fire was happen when England colonial in Singapura. In this research the writer didn’t translate text of SKGT and concentrate to text which translated by Amien Sweeney. The goal of this reseach is to describe the figure in fire. Then, we can find the character of European and non-European. The conclusion of describing character of figure found on Abdullah is point of view. The result of this research proved that European people has kind berhati mulia, smart and strong, good leader and responsible. In other, on European has character of lazy, non polite, egoist and stupid. These attitude which found is the result Abdullah point’s of view for European people and non Eoropean people when it happened.

Kata Kunci : SKGT, Abdullah, bangsa Eropa, bangsa non-Eropa.

  1. S1-2017-318638-abstract.pdf  
  2. S1-2017-318638-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-318638-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-318638-title.pdf