Laporkan Masalah

ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT WILAYAH PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN SLEMAN (Studi Kasus di Dusun Pondok 1 Widodomartani dan RW. 04 Minomartani)

HERU SURYADI, Amirullah Setya Hardi, Cand.Oecon., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Bank Sampah yang dikembangkan pemerintah di tingkat RW/padukuhan/perkampungan sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga banyak yang mengalami kemunduran setelah kemunculannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek apa sajakah yang mendukung keberlanjutan kegiatan bank sampah dan menganalisis dukungan aspek keuangan terhadap keberlanjutan bank sampah. Penelitian ini menggunakan data primer dengan mengambil studi kasus di bank sampah dusun Pondok 1 Widodomartani dan RW 04 Minomartani. Hasil penelitian pada enam stakeholder yang terlibat yaitu masyarakat umum, tokoh masyarakat dan pengurus bank sampah, pemuda dan mahasiswa, masyarakat pengguna sampah, pemerintah terkait, dan organisasi non pemerintah dengan menggunakan Analitychal Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa urutan aspek yang mendukung keberlanjutan bank sampah adalah aspek hukum/politik, aspek lingkungan, aspek sosial budaya, aspek teknis, aspek kelembagaan, dan terakhir aspek keuangan. Sedangkan analisis keuangan dengan Benefit/Cost ratio menunjukkan bahwa kegiatan bank sampah ini sebenarnya tidak layak secara ekonomi.

Garbage Bank developed by the government at the local level / hamlets / villages as household waste management solutions many of which suffered a setback after its emergence. The purpose of this study was to determine what are the aspects that support the sustainability of activities and analyze the waste banks support the economic aspect of the sustainability of the waste bank. This study uses primary data by taking a case study in waste banks hamlet cottage 1 Widodomartani and RW 04 Minomartani. The results of the study at six stakeholders involved, namely the public, community leaders and board waste banks, youth and students, the community of users rubbish, relevant government and non-government organizations using Analitychal Hierarchy Process (AHP) shows that the sequence of aspects that support sustainability waste bank is the aspect of legal / political, environmental, socio-cultural aspects, technical aspects, institutional aspects, and finally financial aspects. While the financial analysis with the Benefit / Cost ratio shows that the bank's activities this junk is actually not economically feasible.

Kata Kunci : sampah rumah tangga, bank sampah, analisis keuangan, Analithycal Hierarchy Process (AHP), Benefit/Cost rasio