KEPEMILIKAN KELUARGA, PENGAWASAN INDEPENDEN DAN TRANSPARANSI INFORMASI: STUDI PADA PERUSAHAAN DI ASIA
SITI NUKE NURFATIMAH, Zuni Barokah, M.Com., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Sains AkuntansiPenelitian ini menguji pengaruh antara perusahaan kepemilikan keluarga dan transparansi informasi finansial di Asia. Transparansi informasi finasial diproksi menggunakan keburaman laba dengan tiga dimensi pengukuran yaitu keagresifan laba, penghindaran kerugian dan perataan laba. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase kepemilikan keluarga semakin transparan informasi finansial yang disajikan. Selain itu, penelitian ini menambahkan efek pemoderasi yaitu komisaris independen dan auditor independen, keduanya berperan sebagai pengawas independen pada perusahaan. Bukti penelitian menunjukkan bahwa baik komisaris independen maupun auditor independen berpengaruh negatif pada hubungan persentase kepemilikan keluarga dan transparansi informasi finansial. Semakin tinggi persentase kepemilikan keluarga, independensi komisaris independen menjadi menurun sehingga berdampak pada penurunan transparansi informasi finansial. Selain itu, auditor independen juga memiliki keterbatasan dalam mendeteksi keburaman laba pada perusahaan keluarga.
This study examined the effect of the family ownership and transparency of financial information in Asia. The financial information transparency proxied by earnings opacity with three dimensional measurement that earnings aggressiveness, loss avoidance and income smoothing. The findings of this study indicate that the higher of family ownership percentage more transparent financial information is presented. In addition, this study adds a moderating effect that is independent directors and independent auditors, both role as supervisor independent on the company. Evidence showed that both the independent directors and the independent auditor have a negative effect on the relationship of family ownership percentage and transparency of financial information. The higher percentage of family ownership, the independence of independent directors become decreased therefore decrease the transparency of financial information. In addition, the independent auditor also has limitations in detecting the opacity of earnings in the family firm.
Kata Kunci : Transparansi informasi finansial, keburaman laba, kepemilikan keluarga, komisaris independen, auditor independen.