Laporkan Masalah

Perbandingan Tingkat Inteligensi Dan Kadar Timbal Rambut Anak Usia Sekolah Dasar Berdasarkan Kadar Timbal (Pb) Udara

NURUL HAIRUNNISA ACHMAD, Dr. Med.dr.Widharto Prawirohardjono.,Sp.FK ; dr. Endy Paryanto Prawirohartono,Sp.A(K), MPH

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Timbal atau plumbum (Pb) adalah polutan udara di daerah perkotaan yang sebagian besar berasal dari emisi kendaraan bermotor. Pb yang bersifat neurotoksin menimbukan efek terhadap kesehatan yang lebih berbahaya bagi anak-anak dibandingkan orang dewasa. Melalui jalur pernafasan timbal dapat masuk ke aliran darah kemudian terdistribusi ke otak sehingga dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf khususnya terhadap penurunan kecerdasan (inteligensi). Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan tingkat inteligensi dan kadar Pb dalam rambut pada anak usia sekolah dasar berdasarkan kadar Pb udara di lingkungan sekolah di kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross-sectional dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pengukuran kadar timbal udara dan rambut dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) serta pengukuran tingkat inteligensi melalui tes Coloured Progressive Matrices (CPM). Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan kadar rata-rata Pb udara di lingkungan sekolah masih sesuai dengan parameter yang ditetapkan, dengan konsentrasi Pb tertinggi berada di SD 1 yaitu sebesar 0,043mg/m3 dan terendah di SD 2 yaitu 0,028mg/m3. Uji Mann Whitney menunjukan nilai p sebesar 0,468. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kadar Pb rambut siswa berdasarkan Pb udara. Berdasarkan uji Chi-square terhadap tingkat inteligensi siswa dan kadar Pb udara didapatkan nilai p yaitu 0,008. Terdapat perbedaan yang bermakna pada tingkat inteligensi siswa berdasarkan kadar Pb udara. Berdasarkan uji Mann Whitney antara kadar Pb rambut dan tingkat inteligensi didapatkan nilai p sebesar 0,204. Tidak ada perbedaan yang bermakna pada tingkat inteligensi siswa berdasarkan kadar Pb rambut. Penelitian ini tidak menunjukkan hubungan secara statistik antara tingkat inteligensi dengan kadar Pb rambut.

Background: Lead or plumbum (Pb) which is air pollutants in urban areas, mostly is a neurotoxin which has disastrous effects on health more dangerous for children than for adults. Through the respiratory system, lead can reach the bloodstream and then distributed to the brain and may the nervous system disorders, resulting in decline of intelligence. Objective: We aim to compare the levels of intelligence and concentration of lead in hair in children base on the air lead levels among primay school children in Makassar city. Methods. This research is a cross-sectional study with purposive sampling. Data collection by measuring the air lead levels and concentration lead in hair with the Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) method and the measurement grade of intelligence through Coloured Progressive Matrices (CPM) tests. Analyzed data statistically using the Mann-Whitney u-test. Results: Research shows the average lead in air at the school is still in according with the parameters set, and the highest concentration lead in air in SD 1 that is 0,043mg/m3 and the lowest in Inpres Panaikang SD 2 is 0,028mg/m3. Mann-Whitney u-test showed p-value is 0.468. There were no significant differences to the concentration of lead in hair based on lead in the air. Chi-square test of the intelligence grade of students and lead in the air showed p-value is 0.008. There were significant differences in the intelligence grade of students based on lead in the air. Based on Mann-Whitney u-test between lead in hair and intelligence grade obtained p-value is 0.204. This study showed no correlation between the intelligence grade of student and lead in hair.

Kata Kunci : Timbal, inteligensi, Pb udara, rambut, dan neurotoksin