Laporkan Masalah

PSIKOEDUKASI PELATIHAN PREVENSI KEKERASAN SEKSUAL ANAK (KSA) PADA ORANGTUA

RR. RIZZA UTAMI PB., Dr. Ira Paramastri, M.Si., Psikolog.

2017 | Tesis | S2 Psikologi Profesi

ABSTRAK Kekerasan seksual pada anak (KSA) adalah sebuah paksaan atau ancaman yang diterima anak dalam bentuk aktivitas seksual yang dilakukan orang dewasa atau teman. Kasus kekerasan seksual pada anak terjadi karena anak belum mendapatkan pengetahuan tentang perlindungan diri dari kekerasan seksual. Akibat dari kekerasan seksual anak adalah trauma psikis, sosial, fisik, dan perilaku. Di Indonesia, masih sedikit program yang mengajarkan orangtua untuk mengajarkan pada anak tentang perlindungan diri terhadap KSA. Oleh karena itu, diperlukan sebuah program prevensi primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah psikoedukasi pelatihan JARI PERI II dapat meningkatkan keterampilan mengajarkan pencegahan KSA pada orangtua. Subjek dari penelitian ini adalah orangtua yang memiliki anak sekolah dasar. Desain dari penelitian ini adalah The Untreated Control Group Design with Pretest and Posttest. Hipotesis diuji menggunakan analisis kovarian dan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa psikoedukasi pelatihan JARI PERI II dapat meningkatkan keterampilan mengajar prevensi KSA (F=64,386 dengan p<0,005) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan mengajar prevensi KSA sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai t = -5,656 (p<0,05). Artinya modul jari peri dapat meningkatkan keterampilan mengajar KSA pada ibu. Kata kunci: kekerasan seksual anak, psikoedukasi, keterampilan mengajar

ABSTRACT Child sexual abuse (CSA) is defined as an asking and pressurring action of adult or peer to children to manage in sexual activity. CSA has been frequently occurred due to the information absence of self-protection knowledge of sexual abuse. The consequences of CSA are health and psychical trauma, social, psychological, and behavior problems. Indonesia has only few programs to teach parents to teach their children about self-protection against CSA. Therefore, a primer prevention program is needed. The research aims to determine how effective the psycoeducation of JARI PERI II (Parents teach self-protection) in improving skills of parents. The research subjects were the parents who have primary school children. The research used The Untreated Control Group Design with Pretest and Postest. The result of the Data analysis by using Analysis of Covariance (ANCOVA) and T-test. The score in teaching skills of CSA prevention on the experimental group was significantly higher compared to control group(F=64,386 with p<0,05). T-test score also shows significantly different with score -5,656 (p<0,05). That is, the module of JARI PERI II improved mother's skills in teaching children to be able to protect themselves. Keywords: child sexual abuse, psychoeducation, teaching skills

Kata Kunci : kekerasan seksual anak, psikoedukasi, keterampilan mengajar

  1. S2-2017-339883-abstract.pdf  
  2. S2-2017-339883-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-339883-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-339883-title.pdf