Laporkan Masalah

Hubungan Antara Hipoalbuminemia Dengan Gangguan Kognitif Pasien Stroke Di RSUP Dr. Sardjito Tahun 2014-2015

AMALIA NAJMA MILLATINA, dr. Abdul Gofir, Sp.S(K); dr. Imam Rusdi, Sp.S(K)

2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit kardiovaskuler yang banyak terjadi di dunia dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Gangguan kognitif merupakan salah satu morbiditas stroke yang berpengaruh besar terhadap kualitas hidup pasien. Gangguan kognitif dapat menyebabkan peradangan yang mempengaruhi kadar albumin darah. Tujuan: Mengetahui hubungan antara hipoalbuminemia dengan gangguan kognitif pasien stroke di RSUP Dr. Sardjito yang diukur dengan Mini-Mental State Examination (MMSE). Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Dilakukan pengambilan data dari rekam medis pasien terdiagnosis stroke yang dirawat inap di RSUP Dr. Sardjito dari Januari-Oktober 2014. Analisis statistika dengan chisquare dilakukan untuk menguji hubungan antara dua variabel. Hubungan yang signifikan didapat apabila nilai p<0,15. Hasil: Hasil uji bivariat data 61 subjek penelitian menunjukkan bahwa variabel status hipoalbuminemia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan kognitif dengan nilai p = 0,710 dan OR = 0,623. Variabel yang memiliki hubungan signifikan secara statistik adalah status bekerja (p = 0,091; OR = 0,354), status hiperlipidemia (p = 0,002; OR = 0,153), dan penyakit ginjal (p = 0,020). Variabel usia, lama pendidikan, riwayat merokok, status hipertensi, status diabetes mellitus, status fibrilasi atrium, stroke berulang, dan indeks massa tubuh (IMT) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan kognitif. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel status hiperlipidemia memiliki hubungan yang signifikan dengan gangguan kognitif dengan nilai p = 0,025 dan OR = 0,064. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hipoalbuminemia dengan gangguan kognitif pada pasien stroke di RSUP Dr. Sardjito.

Background: Stroke is one of cardiovascular disease with high mortality and morbidity rate in the world. Cognitive impairment is one of after stroke morbidity which affects quality of life of the patient. Cognitive impairment will cause inflammation affecting serum albumin level of the patient. Objective: To understand the relationship between hypoalbuminemia and cognitive impairment in stroke patients of RSUP Dr. Sardjito measured by Mini Mental State Examination (MMSE). Methods: This study uses cross-sectional design. The data were obtained from medical record of patients diagnosed with stroke who are admitted to RSUP Dr. Sardjito from January-October 2014. Statistical analysis using chi-square is done to examine the relationship between two variabels. Significant relationship is obtained when the p value <0,15. Results: Bivariat analysis from 61 data in this study showed that there is no significant relationship between hypoalbuminemia and cognitive impairment with the p = 0,710 and OR = 0,623. Variables with statistically significant relationship were working status (p = 0,091; OR = 0,354), hyperlipidemia status (p = 0,002; OR = 0,153) and kidney disease (p = 0,020). Other variables in this study (age, length of education, smoking history, hypertension status, diabetes mellitus status, atrial fibrillation status, recurrent stroke, and body mass index) have no significant association with cognitive impairment. Multivariate analysis showed that there is significant relationship between hyperlipidemia and cognitive impairment with p = 0,025 and OR = 0,064. Conclusion: There is no significant relationship between hypoalbuminemia with cognitive impairment in stroke patients of RSUP Dr. Sardjito.

Kata Kunci : Hipoalbuminemia, gangguan kognitif, stroke, MMSE

  1. S1-2017-346239-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346239-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346239-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346239-title.pdf