Laporkan Masalah

STUDI KUALITAS DATA SPASIAL DAN KELENGKAPAN DOKUMEN PERTANAHAN PADA PETA PENDAFTARAN TANAH BPN UNTUK PEMBUATAN PETA DESA LENGKAP

OKKY ADITIA N P, Dr. Eng Purnama B. S., ST, M.App.Sc. ; Trias Aditya K. M., ST, M.Sc, Ph.D

2017 | Tesis | S2 Teknik Geomatika

Hingga tahun 2015 jumlah sertipikat yang sudah dikeluarkan BPN kurang lebih 45 juta sertipikat tanah dari total 85,8 juta bidang tanah di seluruh Indonesia (Anonim, 2016). Terdapat kurang lebih 40,5 juta bidang tanah di Indonesia belum bersertipikat. Hal ini menjadi tugas besar untuk pemerintah Indonesia pada umumnya, dan BPN pada khususnya untuk segera melakukan proses sertipikasi tanah pada bidang tanah yang belum bersertipikat. Sekitar 20% dari bidang tanah yang sudah bersertipikat tersebut adalah bidang tanah pada peta pendaftaran tanah yang sudah tergeoreferensi. Artinya dari 45 juta bidang tanah yang sudah memiliki sertipikat, hanya sekitar 9 juta yang sudah tergeoreferensi, sedangkan sisanya merupakan bidang tanah sudah bersertipikat namun belum tergeoreferensi (Flying Parcel). Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Departemen Teknik Geodesi UGM dan BPN dengan tema Pilot Project pembuatan peta desa lengkap oleh BPN-RI di Desa Girikerto pada tahun 2015. Dari penelitian tersebut ditemukan 1.274 bidang tanah flying parcel pada Desa Girikerto. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari Pilot Project pembuatan peta desa lengkap oleh BPN-RI di Desa Girikerto pada tahun 2015. Secara garis besar, penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kualitas data spasial dan kelengkapan dokumen pertanahan bidang tanah pada peta pendaftaran tanah BPN. Evaluasi kualitas data spasial yang dilakukan adalah dengan membandingkan antara bidang tanah pada peta pendaftaran tanah dengan peta dasar pendaftaran dan bidang tanah belum bersertipikat hasil pengukuran RTK Radio secara aspek geometri dan posisi menggunakan metode circularity ratio, polygon area, dan near distance. Hasil dari klasifikasi kualitas data spasial pada peta pendaftaran tanah menunjukkan bahwa bidang tanah yang mempunyai kualitas sangat baik adalah sebanyak 2,82% sedangkan hasil dari klasifikasi kualitas dokumen pertanahan (atribut) pada peta pendaftaran tanah menunjukkan bahwa bidang tanah yang mempunyai kualitas sangat baik adalah sebanyak 0,08%. Selain itu, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peta dasar pendaftaran berupa foto udara mempunyai akurasi paling baik dibandingkan dengan citra Google Maps maupun Bing Maps.

Until the year of 2015 the number of certificates that have been issued by Badan Pertanahan Nasional (BPN) approximately 45 million from the total 85.8 million throughout Indonesia (Anonymous, 2016). There were approximately 40.5 million fields in Indonesia has not certified. This generally became a major task for the government of Indonesia and especially BPN to do field certification process immediately that has not certified. It was about 20% of certified parcels were already georeferenced. It means that 45 million of certified parcels, only about 9 million of certified parcels were already georeferenced, while the rest of certified parcels but has not georeferenced. According to the research in Girikerto's village that conducted Pilot Project complete village map in 2015 by the Department of Geodetic Engineering UGM and BPN found 1.274 of flying parcels. This study is a continuation of the Pilot Project complete village map by Department of Geodetic Engineering UGM and BPN-RI in the Girikerto's village in 2015. The aim of this study is to evaluate the quality of spatial data and documents on the land registration maps. Spatial data quality evaluation is done by comparing aspects of geometry and position of parcels on the land registration maps with the base map and the registration of parcels has not certified measurement results RTK Radio with circularity ratio, polygon area, and near distance methods. The results of the classification of the quality of spatial data on the land registration maps show that areas of land with very good quality is 2,82%, meanwhile the results of the classification of the quality of land documents (attributes) on the land registration maps show that areas of land with very good quality is 0,08%. The results of this study demonstrate a basic map registration from aerial photographs has better accuracy compared with imagery of Google Maps and Bing Maps.

Kata Kunci : Peta pendaftaran tanah, peta desa lengkap, kualitas data spasial

  1. S2-2017-392605-abstract.pdf  
  2. S2-2017-392605-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-392605-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-392605-title.pdf