Laporkan Masalah

Pengaruh Kinerja Keuangan Daerah, Kemandirian Keuangan Daerah, Dan Kemampuan Keuangan Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Sarlin Nawa Pau, Eko Suwardi, M.Sc., Ph.D

2017 | Tesis | S2 Sains Akuntansi

Penelitian ini mempunyai menguji apakah kinerja keuangan , kemandirian dan kemampuan keuangan daerah dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan asli daerah diseluruh kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mengukur kinerja menggunakan rasio efektivitas, rasio efisiensi dan rasio aktifitas, serta kemandirian keuangan menggunakan rasio kemandirian dan kemampuan keuangan menggunakan rasio kemampuan dalam membiayai belanja daerahnya. Penelitian ini dilakukan diseluruh kabupaten dan kota di provinsi NTT dengan jumlah observasi 140 selama 7 tahun dari 2009-2015. Data diolah menggunakan analisis regresi menggunakan SPSS 20. Hasil pengujian menunjukan bahwa secara Simpulan penelitian ini adalah bahwa secara simultan atau keseluruhan variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Variabel kinerja keuangan yang dilihat dari efektifitas berpengaruh terhadap peningkatan PAD. Kinerja yang dilihat dari efisiensi tidak berpengaruh terhadap peningkatan PAD. Kinerja yang dilihat dari aktivitas berpengaruh terhadap peningkatan PAD dengan aktivitas belanja rutin berpengaruh dengan arah hubungan negatif dan aktivitas belanja pembangunan berpengaruh dengan arah hubungan positif. Variabel Kemandirian berpengaruh terhadap peningkatan PAD dengan arah hubungan negatif. Variabel kemampuan keuangan berpengaruh secara parsial.

This research is aimed to examine whether performance, independence and capability of regional finance can influence the increase of Regional Own Source Revenue of every regency and city in East Nusa Tenggara Province. To measure financial performance, effectivity ratio, efficiency ratio and activity ratio were used. While, as means of measuring financial independence and financial capability, independence ratio and capability ratio; in terms of fulfiling regional expense; were used respectively. The research was conducted in all regencies and city in East Nusa Tenggara Province, covering a total of 140 observations during 7 financial years; from 2009 until 2015. The data was processed by regression analysis with SPSS 20 programme. Result of the examination shows that, simultaneously, or totally, independent variables have influence on dependent variable. Performance variable examined from its effectivity influences the increase of Regional Own Source Revenue. Similarly, examined from its activity, performance variable influences the increase of Regional Own Source Revenue as well, with regular expense and development expense has influence towards negative and positive correlation respectively. Financial performance examined from its efficiency does not influence the increase of Regional Own Source Revenue. Independence variable has influence on the increase of Regional Own Source Revenue towards negative correlation. Capability variable has partial influence on the increase of Regular Own Source Revenue.

Kata Kunci : Kinerja keuangan, Kemandirian, Kemampuan, PAD

  1. S2-2017-376615-abstract.pdf  
  2. S2-2017-376615-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-376615-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-376615-title.pdf