Laporkan Masalah

Pluriform Motivation dan Partisipasi Penyusunan Anggaran Sektor Publik: Anteseden dan Konsekuensi

BERNADETA ARDHANA B, Eko Suwardi, M.Sc., Ph.D

2017 | Tesis | S2 Sains Akuntansi

Penelitian ini ingin menguji mengenai alasan melakukan partisipasi penyusunan anggaran yang didasari teori motivasi berdasarkan perspektif individual di ranah organisasi sektor publik, yaitu pada pemerintah daerah di Indonesia. Individu melakukan partisipasi penyusunan anggaran dilandasi pluriform motivation, yang terdiri dari motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik otonomi, dan motivasi ekstrinsik dikendalikan. Asimetri informasi dan dinamisme lingkungan merupakan anteseden dalam partisipasi penyusunan anggaran, dan kinerja individual menjadi konsekuensi dalam partisipasi penyusunan anggaran. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel pada penelitian ini adalah kepala bagian, kepala subbagian, dan kepala bidang pada SKPD di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terlibat dalam proses penyusunan anggaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asimetri informasi berhubungan positif dengan ketiga bentuk motivasi, namun tidak berhubungan positif dengan partisipasi penyusunan anggaran. Dinamisme lingkungan berhubungan positif dengan ketiga bentuk motivasi, namun tidak berhubungan positif dengan partisipasi penyusunan anggaran. Ketiga bentuk motivasi berhubungan positif dengan partisipasi penyusunan anggaran. Partisipasi penyusunan anggaran berhubungan positif dengan kinerja individua, namun motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik otonomi tidak berhubungan positif dengan kinerja individual, dan motivasi ekstrinsik dikendalikan tidak berhubungan negatif dengan kinerja individual.

This study examine reason of participative budgeting based on motivation theory in individual perspective of public sector organizations, especially local government in Indonesia. Individual will perform participative budgeting as intrinsically or extrinsically (autonomy or controlled) motivated. Asymmetry information and environmental dynamism should be considered as antecedents in participative budgeting in public sector, and individual performance as consequence in participative budgeting process. This study use survey method. Sample in this study is the head of the section and subsection at Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) that involved in the budgeting process. The result of this study shows that asymmetry information is positively associated with all three forms of motivation, but not positively related to budgeting participation. Environment dynamism positively associated with all three forms of motivation, but not positively related to budgeting participation. All three forms of motivation is positively associated with participative budgeting. Participative budgeting is positively associated with individual performance, but intrinsic motivation and autonomy extrinsic motivation is not positively related to individual performance, and controlled extrinsic motivation is not negatively associated with individual performance.

Kata Kunci : partisipasi penyusunan anggaran, motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik otonomi, motivasi ekstrinsik dikendalikan, asimetri informasi, dinamisme lingkungan, kinerja individual.

  1. S2-2017-375551-abstract.pdf  
  2. S2-2017-375551-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-375551-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-375551-title.pdf